Visitasi Perpustakaan Nasional RI Ke Perpustakaan MTsN 2 Surakarta

Surakarta – Setelah berhasil menjuarai lomba perpustakaan tingkat kota Surakarta, perpustakaan Miftahun Najah MTsN 2 Surakarta mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti penilaian akreditasi perpustakaan standart nasional. Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi MTsN 2 Surakarta karena tidak semua perpustakaan mendapat kesempatan yang sama.

Untuk memastikan kesiapan menghadapi penilaian akreditasi tersebut, Kamis, (13/12)  perpustakaan MTsN 2 Surakarta menerima visitasi kunjungan dari asesor perpustakaan nasional RI. Kedua asesor tersebut adalah Tuty Hendrawati dan Ratnawati. Kedatangan mereka juga didampingi oleh Suparsi dan Nanik Aminah dari Dinas Arsip dan Perpustakaan  Kota Surakarta.

Tim dari Perpustakaan Nasional RI ini tiba di madrasah pukul 14.00. kehadiran mereka disambut oleh Sri Mutanti selaku Waka Bidang Humas mewakili Kepala Madrasah.

Dalam sambutannya Mutanti mengatakan bahwa perpustakaan merupakan komponen madrasah yang dapat menunjang kualitas akademik di madrasah ini.

“Salah satu komponen penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah keberadaan dan berjalannya fungsi perpustakaan. Untuk itu kami berkomitmen mengembangkan perpustakaan ini menjadi perpustakaan yang berstandart nasional,” ungkap Mutanti.

Menurut Tuty selaku pimpinan tim, kedatangan mereka ke MTsN 2 Surakarta bertujuan untuk visitasi sekaligus memberikan pembinaan dan pendampingan dalam rangka kesiapan perpustakaan MTsN 2 Surakarta mengikuti penilaian akreditasi berstandart nasional.

“Kedatangan kami ke sini adalah untuk visitasi dan pelaksanaan tugas pembinaan, pendampingan kepada perpustakaan madrasah ini. Akreditasi dilakukan awal tahun 2019 besok, tinggal sebentar lagi. Untuk itu kami ingin tahu sejauh mana persiapan yang sudah dilakukan,” jelas Tuty.

Selama melakukan visitasi, tim melakukan beberapa peninjauan keliling perpustakaan disertai wawancara kepada beberapa staf dan pustakawan MTsN 2 Surakarta. Tim juga mengecek jumlah dan jenis buku, fasilitas ruangan, koneksi internet dan keberadaan taman baca.

“Secara garis besar perpustakaan ini sudah memenuhi komponen penilaian untuk akreditasi. Namun ada beberapa hal yang perlu dilakukan pembenahan. Diantaranya adalah mengatur dengan baik sirkulasi udara di ruang koleksi buku. Hal ini supaya buku tetap awet dan menghindari buku berjamur,” pesan Tuty.

Lebih lanjut Tuty juga berharap agar perpustakaan MTsN 2 Surakarta lebih giat lagi melakukan promosi kepada peserta didik. Dengan promosi yang baik akan dapat menarik minat anak untuk mengunjungi perpustakaan yang juga akan berdampak pada kemanfaatan buku yang ada di perpustakaan ini.

Setelah banyak memberikan masukan dan pembinaan, tim asesor perpustakaan nasional mengakhiri tugas visitasinya di MTsN 2 Surakarta. Pukul 15.30 tim meninggalkan madrasah.(shodiq_rma/Wul)