Wabup : Sugeng Rawuh, Sugeng Kondur di Boyolali

Boyolali (Humas) – Wakil Bupati Boyolali M. Said Hidayat menyambut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali dalam silaturrahmi yang bertempat di Ruang Sadewa Kantor Wakil Bupati Boyolali. dalam sambutannya Wakil Bupati Boyolali mengucapkan selamat datang sekaligus selamat kembali pulang ke Boyolali untuk Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali, Fahrudin,  yang memang asli kelahiran Boyolali.

“Sugeng rawuh, sugeng kondur dan sugeng bergabung kembali demi majunya  Boyolali,” ucap said hidayat.

Silaturrahmi yang dilaksanakan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali pada Rabu (27/03) tersebut dalam rangka memperkenalkan diri sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali yg baru, Fahrudin menyampaikan kulonuwun kepada Bapak Wakil Bupati Boyolali selaku pimpinan daerah di kabupaten serta siap berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemerintah daerah Kabupaten Boyolali untuk bersama-sama membangun Boyolali terlebih Boyolali adalah kota kelahirannya.

“Saya asli  lahir lahir dan dibesarkan di Desa  Simo Boyolali  56 th yg lalu,” ungkapnya.

Ditemani Kabag Kesra, Wakil Bupati Boyolali menyampaikan bahwasanya Kabupaten Boyolali saat ini sedang giat membangun. Pembangunan yang ada di kabupaten boyolali seluruhnya digunakan untuk kemaslahatan masyarakat boyolali. semangat yang diusung dalam membangun kabupaten boyolali adalah semangat “metal”. Yaitu semangat menata bersama, melangkah bersama, dan penuh totalitas.

“Semangat yang diusung kabupaten boyolali adalah semangat metal, menata bersama, melangkah bersama, dan penuh totalitas,” ujarnya.

Selanjutnya, Wakil Bupati Boyolali menyampaikan bahwasanya untuk mendukung pembangunan di boyolali diperlukan kerjasama dari seluruh elemen baik itu pemerintahan maupun masyarakat. Tidak terkecuali dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali sebagai bagian dari Pemerintah Republik Indonesia. Diharapkan dengan silaturrahmi dan komunikasi yang intensif pembangunan di boyolali baik itu secara fisik maupun spiritual dapat berjalan dengan lancar dan seimbang.

“Semoga dengan silaturrahmi ini terjalin komunikasi yang intensif guna membangun Kabupaten Boyolali,” pungkasnya. (jaim/rf)