Wagub Harapkan Pesatren Jjadi Garda Terdepan Persatuan Bangsa

Rembang – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemun berharap pondok pesantren mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Hal itu ditandaskan Wagub ketika menjadi penceramah peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Islam An-nawawiyah, Minggu (11/11/2018), di lingkungan Madrasan Diniyah An-Nawawiyah, Tasikagung, Rembang.

Wagub mengatakan, di tengah masyarakat yang terancam perpecahan ini, pondok pesantren bisa menjadi penyejuk masyarakat untuk mengendalikan suasana. Menurutnya, di tahun politik saat ini banyak fitnah yang terjadi.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menjadikan ulama sebagai benteng politik. “Cukup pemerintah saja yang menjadi benteng politik,” tegasnya.

Wagub juga berharap, Jawa Tengah akan tetap berada di bawah naungan dan bimbingan para ulama. “Pemimpin dan rakyat yang dekat dengan ulama Insya allah akan membawa Jawa Tengah menuju kemaslahatan,” pungkasnya.

Acara Maulid nabi ini juga menghadirkan penceramah asal Lasem, KH Ahfas Baidlowi. Gus Ahfas mengisahkan keteladanan Nabi Muhammad agar bisa diteladani masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. “Bersholawatlah selalu agar kelak mendapakan syafaatnya di hari akhir nanti,” ucapnya.

Acara ini dihadiri oleh ratusan wali santri dan siswa. Selain madin An-nawawiyah, Yayasan ini juga memiliki dua lembaga pendidikan yaitu SD Islam An-nawawiyah dan SMP Islam An-nawawiyah. — iq/bd