Wajibnya Haji hanya sekali seumur hidup

Wonogiri – Haji sekali dalam seumur hidup adalah hukumnya wajib sementara yang sudah berhaji hukumnya sunnah, karena itu diharapkan jangan sampai yang sunnah mengalahkan yang wajib mengingat antrian untuk berangkat haji sangat panjang waktunya.

Para tokoh agama, ulama dan ustadz termasuk di dalamnya IPHI dan ormas Islam lainya sangat diperlukan untuk ikut menyosialisasikan pemahaman masyarakat bahwa kewajiban untuk menunaikan ibadah haji hanya sekali seumur hidup.

Demikian disampaikan Kepala Kankemenag Wonogiri Drs. H. Safrudin, MSI dalam acara pembukaan Manasik haji tahun 1436 H / 2015 M yang di selenggarakan pengurus IPHI Baturetno bekerjasama dengan KUA Rabu, (18/02) bertempat di gedung IPHI Kecamatan Baturetno turut hadir dalam acara tersebut pengurus IPHI, Kepala KUA dan calon jamaah haji tahun ini.

H. Safrudin, MSI mengakui untuk memberlakukan haji hanya sekali bagi seseorang dalam seumur hidup diperlukan dukungan dan kesadaran dari masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada orang lain yang belum berhaji, di perlukan sosialisasi yang integratif baik pada majelis taklim, mimbar jum’at dan lain sebagainya walaupun belum ada regulasi namun Kemenag RI sudah melakukan sosialisasi dan kajian untuk menerbitkan regulasi.

“Himbauan tersebut sesungguhnya dalam rangka untuk mengatasi panjangnya antrian jemaah calon haji. Karena ternyata kota yang ada itu tidak sebanding dengan animo masyarakat yang sangat besar untuk bisa berhaji,” tegasnya.

Pemerintah dalam hal ini berusaha semaksimal munkin memberikan pelayan kepada calhaj mulai dari pra pemberangkantan dengan menyelenggarakan manasik di KUA sampai kepulangan dari tanah suci, ada beberapa hal yang perlu di persiapan oleh calon jama’ah haji sebelum berangkat untuk meluruskan niat karena Allah SWT semata, memahami ilmu manasik sehingga calhaj harus belajar manasik mulai dari rukun dan syarat, tatacara ibadah hingga hikmah-hikmahnya, persiapan fisik dan mental dengan cara menjaga kesehatan dan memperbanyak olahraga dan perbanyak doa dan membersihkan diri semua di landasi dengan kesabaran dan keikhlasan.

“Semoga nantinya semua Calhaj dari Kabupaten Wonogiri di beri kesehatan dan kemudahan Allah SWT dalam melaksanakan rangkaian haji baik rukun, wajib dan sunnah haji dan akhirnya menjadi haji yang mabrur” pungkasnya. (Mursyid-Heri)