Warga Madrasah Harus Menjadi Pilar Terdepan Memuliakan Anak Yatim

Tegal  ( Slawi) – Keutamaan memuliakan anak yatim tidak hanya membawa kebaikan dan kebahagiaan pada anak yatimnya, dengan memuliakannya ternyata yang melakukannyapun mendapatkan keutamaan di mata Alloh SWT. Atas dasar itulah, bertempat di halaman MTs Negeri 1 Tegal pada hari Kamis (20/09) bertepatan 10 Muharam 1440 H, telah dilaksanakan kegiatan santunan anak yatim yang ada di MTs Negeri 1 Tegal.

Dalam membuka kegiatan   Kepala Madrasah Mukhlasin, menyampaikan hadist  Nabi Muhammad SAW, “Barangsiapa yang memberi makan dan minum seorang anak yatim di antara kaum muslimin, maka Alloh akan memasukannya ke dalam surga, kecuali dia melakukan suatu dosa yang tidak diampuni.”

“Hadist ini menggambarkan bahwa surganya Rasulullah SAW dengan surga orang – orang yang menyantuni anak yatim sangat dekat,” ungkap Mukhlasin.

Selanjutnya, Mukhlasin mengatakan kita sebagai umat Islam khususnya warga madrasah dalam lingkungan Kementerian Agama harus bisa menjadi tauladan mengawali momentum awal gerakan memuliakan anak yatim. Sebab jangan sampai anak yatim sampai kelaparan setelah melewati bulan Muharam ini.

“Jadikan 10 muharam sebagai momentum awal kita memuliakan anak yatim, sebab perintah memuliakan anak yatim itu sudah dijelas diperintahkan dalam Alqur’an Surat Annisa ayat 36.” katanya.

 Ketua Panitia Masduqi, mengatakan “bahwa kegiatan ini dapat memberikan santunan sebanyak 83 anak yatim dan duafa masing-masing mendapatkan Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah). Dana berasal dari UPZ Kabupaten Tegal, Warga MTs Negeri 1 Tegal, Darma Wanita Persatuan MTs Negeri Tegal, serta Koperasi Ta’lim MTs Negeri. Alhamdulillah anak yatim dan duafa menerima dengan suka cita walaupun jumlahnya belum dapat maksimal”,  ujarnya. (Byroni/rf).