Waspada Memilih Biro Penyelenggara Umroh

Wonogiri – Proses penyelenggaraan ibadah haji merupakan salah satu program prioritas pembangunan bidang agama dan sering kali diposisikan sebagai salah satu indikator kunci kinerja Kementerian Agama. Penyelenggaraan ibadah haji dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, namun demikian disadari bahwa peningkatan tersebut belum signifikan, sehingga masih perlu dilakukan berbagai upaya peningkatan lebih lanjut.

Kemenag berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan pelayanan dalam penyelenggaraan ibadah haji. Ini merupakan salah satu misi Kementerian Agama diantaranya adalah “meningkatkan kualitas penyelengaraan ibadah haji” tahapan dilakukan, diantaranya pada tahapan untuk sosialisasi penerbitan data calhaj tahun 2016 yang selanjutnya untuk pembuatan paspor serta kelenggapan adsministrasi calhaj lainnya.

Kankemenag Wonogiri berupaya selalu memberikan pelayanan yang terbaik dan prima, dalam hal ini khususnya untuk melayani tamu Allah yang akan berangkat ke tanah suci. Salah satunya mengadakan pembekalan kepada calhaj sehingga lebih mengetahui syarat-syarat apa saja yang dibutuhkan dalam pembuatan paspor dan menanyakan apabila ada hal yang kurang dimengerti dalam prosesnya sekaligus bisa menyiapkan lebih awal dokumen ataupun syarat-syaratnya yang perlu.

Pembinaan dan sosialisasi tersebut di gelar di Aula Kankemenag, Jum’at (18/03) yang di ikuti calhaj Kaupaten Wonogiri tahun 2016.

Manurut Kasi Penyelenggara haji dan Umroh, Ali Yatiman bertujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kelancaran dan ketertiban administrasi, memudahkan calhaj di Kabupaten Wonogiri dalam pembuatan dokumen paspor yang selama ini banyak terjadi kendala baik itu syarat dan lain sebagainya, dan bisa untuk saling sharing.

Hati – Hati Biro Umroh Nakal

Menyinggung tentang maraknya penelantaran baik terhadap calon haji maupun umroh yang saat ini marak dan menjadi hot isue, Kasi penyelenggara Haji dan Umroh, Ali yatiman mengimbau masyarakat untuk berhati-hati memilih biro perjalanan umrah guna mencegah penipuan seperti gagal berangkat atau telantar di Tanah Suci.

“Pastikan biro tersebut resmi, punya badan hukum dan diakui, kalau ragu silakan tanya ke Kementerian Agama,” pesan Ali Yatiman

Menurut dia, jika ada pihak-pihak yang menawarkan paket perjalanan umrah dengan biaya yang murah di luar kelaziman, atau bahkan bisa memberangkatkan lebih awal dari urutan nomor porsi haji perlu diwaspadai dan berhat-hati.

“Jangan mudah tergiur dengan biaya murah dan iming-iming fasilitas mewah, mana mungkin berangkat ke Mekah dengan biaya yang rendah, masyarakat harus realistis dan logis,” tegasnya.

Seperti bisa di lihat mengingat daftar tunggu ibadah haji yang panjang, akhirnya masyarakat banyak yang memilih untuk melaksanakan umrah terlebih dahulu.

Di Akhir pembinaannya Kasi hajum menyampaikan ada beberapa hal yang perlu di persiapan oleh calon jama’ah haji yang akan berangkat tahun ini untuk meluruskan niat karena Allah SWT semata, memahami ilmu manasik sehingga calhaj harus belajar manasik mulai dari rukun dan syarat, tatacara ibadah hingga hikmah-hikmahnya, persiapan fisik dan mental dengan cara menjaga kesehatan dan memperbanyak olahraga dan perbanyak doa dan membersihkan diri semua di landasi dengan kesabaran dan keikhlasan. (Mursyid __Her/gt)