Workshop Program PKB IPA MTsRembang 3, Diikuti dengan Antusias

Rembang – Untuk meningkatkan kompetensi guru Madrasah, Kemenag berkolaborasi dengan Bank Dunia melalui organisasi guru, mengadakan Workshop program Pengembngan Keprofesian Berkelanjutan atau yang disingkat dengan PKB.  

MGMP MTs untuk mata pelajaran yang mengikuti adalah IPA, Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Salah satu yang berhasil dalam pengajuan proposal PKB dan disetujui adalah musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) IPA 3 Rembang, yang diselenggarakan pada 28 Oktober – 6 Desember 2021 di MTs Mualimin Mualimat Rembang dan MTsS Mubarok Sulang.

“Salah satu tujuan dari diselenggarakannya kegiatan PKB adalah untuk peningkatan kualitas pendidikan di Madrasah,” ucap Endah Sulistyowati selaku Ketua MGMP IPA Rembang 3.

Endah menambahkan peserta dari Rembang 3 terdiri dari Madrasah yang bertempat di daerah Kaliori, Sumber, Bulu, Sulang, Rembang, Pancur dan jumlahnya sebanyak 24 peserta.

Fasda IPA Kabupaten Rembang Fitri Dwi Hariyanti mengungkapkan ada 2 materi dalam kegiatan PKB ini yaitu yang pertama bab Sistem Pencernaan Pada Manusia dan yang kedua bab Kelistrikan. “Alasan dipilihnya kedua bab tersebut dikarenakan nilai AKG yang paling rendah adalah 2 bab tersebut,” tambahnya

“Rinciannya yaitu ada kegiatan In dan On, untuk In sistem pencernaan manusia yaitu In 5 Jam pelajaran (JP) dan On 6 Jam pelajaran (JP) dan In lagi 5 jam untuk refleksi kegiatan On, Sedangkan unit pembelajaran Kelistrikan in 4 jam pelajaran (JP), On 8 Jam pelajaran (JP) dan In lagi 4 untuk kegitan refleksi On The Job Learning, dalam kegiatan tersebut tahapannya yaitu pengantar, brainstorming, penguatan,” terang Fitri

Kemudian peserta dibagi menjadi 4 kelompok dan wajib melakukan langkah-langkah sebagai berikut. Pertama, membuat desain pembelajaran (yang berisi kegiatan dan langkah-langkah guru), Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), Kisi-kisi soal (soal HOT, C4-C6 dan kunci jawaban), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), penilaian, presentasi power point, desain yang sudah ada tidak boleh dikurang, tetapi bisa ditambah sesuai dengan kesepakatan dari kelompoknya.

Puji Wiyati salah satu peserta kegiatan mengungkapkan, kegiatan workshop ini sangat bermanfaat karena dapat menambah wawasan, ilmu pengetahuan dan pembelajaran yang kreatif inovatif. “Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat rutin dilaksanakan dan berkelanjutan untuk menunjang kualitas guru,” ucapnya — dwieq