Wujudkan Mimpi Hafal Al Qur’an

Slawi – Untuk dapat mencapai sistem pendidikan dan pengajaran yang baik di madrasah diperlukan adanya pembaharuan dan inovasi yang dilakukan oleh seluruh unsur pendidikan  dengan mengikuti perkembangan IPTEK dan tuntutan kebutuhan masyarakat yang bertahap. Pembaharuan pendidikan tersebut diperlukan agar pelayanan yang diberikan madrasah tetap up to date.

Untuk menjawab fenomena tersebut, MTs Negeri Model Babakan Lebaksiu Tegal pada hari Sabtu (18/11) mengirimkan Tim Khusus Study Banding ke Pusat Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional di Kabupaten Kuningan Jawa Barat.

Mukhlasin selaku kepala madrasah mengatakan, “Salah satu tujuan mengadakan study banding ini adalah bagian dari Inovasi Madrasah dalam menjawab kebutuhan masyarakat saat ini yang lagi booming positif agar anak-anaknya disamping mempunyai kompetensi akademik formal, juga mereka ingin mempunyai kompetensi hafalan Alqur’an 30 Juz selama di MTs, kita ingin berikhtiar mewujudkan mimpi itu di tahun ajaran mendatang, Paling tidak minimal 20 Juz dalam 3 tahun, sementara ini kita masih mempunyai target 3 Juz dalam 3 Tahun, namun karena metode dan pola yang belum maksimal dilaksanakan,” kata Mukhlasin.

Sementara itu Heri Kiswanto, salah satu pengasuh Pusat Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional menyatakan metode yang kita gunakan sebenarnya sama dengan ponpes tahfidz lainnya, yang membedakan kita disini adalah model “karantina”, dimana peserta tahfidz yang telah memenuhi persyaratan takhsin yang baik, wajib menyetorkan hafalannya selama 13 jam dalam waktu sehari semalam.

Peserta juga tidak diperkenankan menggunakan alat komunikasi kecuali di hari Jum’at pagi sampai dengan Pukul 11.00 WIB. Apabila ini bisa ditaati maka target bisa tercapai dalam sebulan hafal setoran 30 Juz, namun semua kembali kepada kemampuan peserta itu sendiri. Kemudian bagi lembaga pendidikan yang ingin mengembangkan kami juga memfasilitasi dengan bentuk MITRA, yaitu dengan mengutus Muhafid/Guru kami ke lembaga pendidikan tersebut. Insya Alloh untuk lembaga MTs N Model bisa memilih program ini, paling tidak selama 3 tahun peserta didik bisa hafal minimal 10-20 Juz, subhanalloh”. tambah Heri. (byrs/zn/za/rf)