Wujudkan Reformasi Birokrasi dengan Menumbuhkan Persepsi Anti Korupsi

Semarang (Humas) – Dilaksanakan Rapat Pimpinan di Ruang Rapat PTSP pada Kamis (27/05). Rapat dipimpin langsung oleh Musta’in Ahmad selaku Kakanwil Kemenang Prov. Jateng, tampak hadir juga Kabag TU, para Pembimas dan para Kasubbag. 

“Garis besarnya, organisasi itu harus makin ramping karena ada beberapa Subbag dari lembaga yang dihapus dari Pusat untuk mewujudkan Reformasi Birokrasi,” ucap Kakanwil. 

Birokrasi dalam pelayanan publik tidak hanya pada tahap Kepuasan Publik namun Kebahagiaan Publik, maka dalam rangka mewujudkan Reformasi Birokrasi, Kanwil Kemenag Prov. Jateng melakukan beberapa langkah antara lain yakni Manajemen sumber daya manusia, Peningkatan tata laksana tentang standar operasional,  Meningkatkan pengendalian internal serta meningkatkan Pelayanan kepada masyarakat.

“Ini prosesnya seperti akreditasi, nantinya Menpan RB yang membuat mekanisme penilaian dengan predikat pertamanya yakni WBK dan tingkat selanjutnya WBBM,” ucap Kakanwil

Hal tersebut tidaklah mudah, hingga saat ini Instansi di Jawa Tengah yang telah menyamber predikat WBK yakni IAIN Salatiga dan Balai Diklat Kota Semarang.

“Kita punya beban yang sangat banyak, sebab targetnya tidak hanya di Kanwil dan Kankemenag namun juga di madrasah-madrasah yang ada di Jawa Tengah,” tegas Kakanwil.

“Tetapi kita wajib bersyukur, sebab Jateng termasuk provinsi dengan pemasok banyak satker yang akan mewujudkan WBK,” imbuhnya

Diharapkan seluruh jajaran Kawil Kemenag Prov. Jateng pada masing-masing bidang dan bimas harus memiliki inovasi kepada pelayanan masyarakat supaya lebih efektif dan efisien dengan adanya pemangkasan birokrasi. Persepsi anti korupsi harus selalu dijalankan supaya Zona Integritas dapat berjalan. Pada saat penilaian IPK (Indeks Persepsi Korupsi) tidak ditemukan adanya pemungutan saat menerima pelayanan dari Kanwil Kemenag Prov. Jateng. Saat ini Kanwil Kemenag Prov. Jateng memiliki IPK sebesar 3,98, hampir mendekati sempurna.

“Ini sudah berjalan baik, kepercayaan inilah yang harus kita jaga dan kita tingkatkan, bagaimana kita bisa melaporkan, bagaimana kita bisa presentasikan dengan baik atas segala sesuatu yang telah kita kerjakan untuk masyarakat,” tegas Kakanwil. (pqq)