Zahrul Anam: Jadi Soleh Individual Penting, Tetapi juga Kesolehan Sosial Harus Dijaga

Semarang – Bulan Ramadan 1442 H / tahun 2021 M ini kita masih dihadapkan pada pandemi covid 19 yang belum juga berakhir. Tetapi ini tidak boleh melemahkan kesalehan kita sebagai umat beragama. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Baznas Prov. Jateng mengadakan Pengajian Peringatan Nuzulul Quran pada Senin, 3 Mei 2021. Diselenggarakan di Ruang Utama Sholat (lantai II) Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Dengan mengambil tema  “Nuzulul Quran Memperkokoh Kesalehan Sosial di Tengah Pandemi Covid 19, tausiyah disampaikan oleh KH. Zuhrul Anam, pengasuh ponpes At Taujieh Al Islamy Banyumas. Pengajian  berlangsung setelah sholat Tarawih bersama.

Dihadiri wakil Gubernur Jateng, H. Taj Yasin Maimoen, pengasuh ponpes At Taujieh Al Islamy Banyumas, KH. Zuhrul Anam, Ketua PP MAJT, KH. Noor Ahmad, Ketua Baznas Prov. Jateng, KH. Ahmad Daroji, Kepala Biro Kesra Jateng Imam Maskur dan Kakanwil Kemenag Prov. Jateng, H. Musta'in Ahmad, juga forkopimda Provinsi Jawa Tengah.

Diawali dengan penyerahan batuan APBD Provinsi Jateng TA 2021, untuk beberapa instansi dan lembaga keagamaan. Salah satunya Kanwil Kemenag Prov. Jateng yang mendapat hibah sebesar Rp. 281.113.110.000, yang diperuntukkan bagi BOSDA Madrasah Aliyah dan bantuan intensif pengajar keagamaan.

“Kami menyerahkan Bosda dan insentif untuk guru-guru Madin kepada Kemenag. Ini nanti Kemenag masih menunggu proses admistrasi dan sebagainya. Saya berharap sebelum Lebaran sudah dicairkan,” kata Taj Yasin usai penyerahan dana.

Sedangkan dalam tausiahnya, KH. Zahrul Anam mengajak untuk selalu menjaga akhlak dan memperbaiki ilmu. “Semoga kita semua bisa mengamalkan apa yang ada di Al Quran. Disamping akhlak, ada juga ilmu untuk ditingkatkan. Ilmu sangat penting, karena ayat yang pertama turun juga tentang ilmu,” jelas KH. Zahrul Anam.

“Jadi soleh individual penting, tetapi juga kesolehan sosial harus dijaga. Semoga dengan eringatan Nuzulul Quran malam ini kita bisa membangkitkan keduanya,” harapnya.(Bena/Sua)