Zakat Bantu Mengentaskan Kemiskinan

Semarang-Masih diacara Pelangi Ramadan program Stasiun TVRI Jateng, yang bekerjasama dengan Kanwil Kemenag Prov Jateng ditayangkan secara live, sore ini Rabu, (5/5) di Studio TVRI Jateng.

Hadir sebagai narasumber Penyuluh Agama Islam Kanwil Kemenag Prov Jateng Khamdani dengan host Pijar Puan Bakaritantri dengan topik “Zakat dan Pengentasan Kemiskinan.

Dalam dialog kali ini, Khamdani mengupas  kewajiban zakat bagi umat Islam yang telah menjalankan puasa  ramadan sebelum sholat ied untuk mengeluarkan zakat.

Perintah tentang zakat juga dijelaskan   dalam Surah at-Taubah Ayat: 103 yang berbunyi ,” Ambilah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya do'a kamu itu (menjadi) ketentetraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam upaya mencapai tujuan pengelolaan zakat sesuai dengan UU no 23 tahun 2011 tentang pengelolaan zakat, maka dibentuk badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang berkedudukan diibu kota negara, Baznas provinsi dan Baznas kabupaten/kota.

“Dalam rangka meningkatkan daya guna dan hasil  guna, zakat harus dikelola secara melembaga  sesuai dengan syariat islam  amanah, kemanfaatan, keadilan, kepastian hukum, terintegrasi, dan akuntanbilitas sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat,”,ucapnya.

“Baznas  lembaga zakat Indonesia yang terpercaya dan amanah untuk menyalurkan zakat  berkontribusi besar dalam pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah,” tambahnya.

Dijelaskan Khamdani selain memberikan bantuan sembako dan uang tunai, baznas juga memberikan bantuan  zakat konsumtif dan produktif kepada masyarakat kurang mampu. 

“Penyaluran zakat dengan cara konsumtif yaitu untuk memenuhi kebutuhan sehari- sehari sedangkan produktif untuk menambah atau sebagai modal usaha mereka, sampai kapanpun porsi ini harus ada,” katanya.(rf)