Zakat sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Umat

Grobogan – Zakat dalam Bahasa Arab adalah Zakah yang dalam segi istilah adalah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (fakir miskin dan sebagainya). Dan Zakat profesi atau zakat pendapatan adalah zakat harta yang dikeluarkan dari hasil pendapatan seseorang atau profesinya bila telah mencapai nisab. Dalam rangka menyiarkan zakat dan persiapan menghadapi bulan suci Ramadan, Kantor Kementerian Agama Kab. Grobogan melalui Unit Pengumpul Zakat (Gara Syariah) menyelenggarakan Pentasyarupan Zakat bagi Mustahik yang diwakilkan Kepada ASN atau guru di kawedanan Singen Kidul, yang dipusatkan di MIN 3 Grobogan Senin (07/05).

Hadi Purwanto Penyelenggara Syariah sebagai Ketua Panitia mengatakan Pentasyarupan Zakat dibagi dalam 6 Kawedanan dan yang pertama di Kawedanan Singen Kidul yang dihadiri 96 ASN ataupun Guru.

“Pentasyarupan zakat ini sebagai upaya untuk membantu bagi orang yang membutuhkan pada menjelang bulan ramadhan. Dan di tahun ini kami dari UPZ Kemenag Grobogan pentasyarupan dengan sistem  jemput bola (mendatangi mustahik) tetapi diwakilkan para ASN atau guru di kawedanan Singen Kidul, yang dipusatkan di MIN 3 Grobogan,” kata Hadi.

Kepala Kantor Kemenag Grobogan Hambali menyampaikan Zakat merupakan salah satu rukun Islam, dan menjadi salah satu unsur pokok bagi tegaknya Syariah Islam. Oleh sebab itu hukum zakat adalah wajib fardhu atas setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Dan Setiap umat muslim diwajibkan memberikan sedekah dari rezeki yang dikaruniakan Allah.

“Bagi semua ASN dan umat Islam mewajibkan menunaikan Rukun Islam ketiga itu, akan mendorong peningkatan realisasi potensi penghimpunan zakat nasional. Dan menjelang bulan ramadhan merupakan momentum yang sangat tepat untuk berbuat kebaikan, dengan cara pentasyarupan zakat bagi orang yang membutuhkan,” ungkap Hambali.

Pentasyarupan zakat dari kemenag ini tiada maksud dan tujuan selain untuk penyantunan mustahik di kab. Grobogan, hal ini merupakan kepedulian keluarga besar Kemenag Kab. Grobogan kepada mustahik dan orang kurang mampu agar supaya mereka juga merasakan kebahagiaan seperti saudaranya yang lain baik pada bulan ramadhan ini maupun pada hari raya Idul Fitri nanti. dan diakhir acara diadakan penyerahan secara simbolis oleh Kepala Kemenag Hambali. (bd/gt)