Zubaidi : Rencana Penarikan Anggaran Harus Terukur dan Terjadwal Sesuai Perencanaan

Pati – Pelaksanaan anggaran yang tepat tergantung pada beberapa faktor di antaranya adalah kemampuan untuk mengatasi perubahan dalam lingkungan ekonomi makro dan kemampuan satker untuk melaksanakannya, hal ini di ungkapkan Plt Kepala Subbag Tata Usaha mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati Zubaidi saat membuka rapat koordinasi penarikan anggaran tahun 2017 di ruang rapat Kantor Kemenag Kabupaten Pati, Selasa (2/5).

Selain Plt. Kepala Subbag TU, hadir dalam rapat tersebut, Kasi Penmad, Kasi PHU, Kasi PD Pontren, Kasi Bimas Islam, Kasi PAIS, Penyelenggara Syariah, Penyelenggara Katolik, Penyelenggara Kristen, serta para pengelola kegiatan masing-masing unit kerja dan satker di lingkungan Kankemenag Kabupaten Pati.

Dalam pengantarnya Zubaidi mengingatkan kepada seluruh pimpinan Satker melalui para pengelola kegiatan Satker agar dalam melaksanakan anggaran mengacu kepada juknis atau peraturan yang sudah ada, dengan berdasarkan beberapa item ketepatan, seperti tepat kode akun yang digunakan, tepat progam, tepat output, serta tidak terjadi tumpang tindih akun yang telah ditentukan, jika terdapat kesalahan untuk segera direvisi.

Untuk kesuksesan pelaksanaan anggaran Tahun 2017, Zubaidi menekankan agar pelaksanaan anggaran harus menjamin bahwa anggaran yang dilaksanakan sesuai dengan wewenang yang telah diberikan, baik dalam aspek keuangan maupun kebijakan, selain itu harus menyesuaikan pelaksanaan anggaran dengan DIPA yang ada, sesegera mengendalikan jika terdapat masalah yang muncul dalam pelaksanaannya,”ujarnya.

“Harus bisa menangani pembelian dan penggunaan sumber daya secara efisien dan efektif, dimana sistem pelaksanaan anggaran harus menjamin adanya ketaatan terhadap wewenang anggaran dan memiliki kemampuan untuk melakukan pengawasan dan pelaporan yang dapat langsung mengetahui adanya masalah pelaksanaan anggaran serta memberikan fleksibilitas”, terangnya.

Selain kelengkapan pelaksanaan anggaran yang bersumber dari perancanaan seperti RAB, TOR, Surat Keputusan, SBU, SBK dan lain-lain, sedini mungkin sudah disiapkan agar saat pelaksanaan kegiatan anggaran Tahun 2017 berjalan dengan tepat sasaran,”tambahnya.

Zubaidi mengingatkan agar dalam pelaksanaan anggaran Tahun 2017 ini dilakukan peningkatan, sehingga pelaksanaan Tahun Anggaran 2017 lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan beberapa pengalaman tahun sebelumnya, banyak laporan kegiatan pelaksanaan anggaran yang belum sempurna, sehingga terjadi selisih paham antara pelaksana anggaran dengan Tim Audit,”katanya.

Dokumen pelaksanaan anggaran harus memuat beberapa rincian yang terpenting seperti: sasaran yang hendak dicapai, program dan kegiatan yang direncanakan, anggaran yang tersedia untuk mencapai sasaran tersebut dan rencana penarikan dana dari setiap Satker harus terukur dan terjadwal sesuai perencanaan,”jelasnya.

Zubaidi juga mengambil beberapa pelangalaman lain terhadap hasil pemeriksaan Irjen, dimana telah ditemukan beberapa temuan terhadap laporan pelaksanaan, baik yang bersifat administrasi maupun yang bersifat temuan keuangan, semua hal tersebut terjadi dikarenakan kurang telitinya serta kelalaian dari masing-masing tim atau panitia pelaksana anggaran.

“Dengan harapan kedepannya tidak terulang lagi temuan-temuan, kalaupun terdapat temuan, itu merupakan hal yang wajar, namun jangan sampai terjadi hal yang fatal”, tegas Zubaidi mengakhiri arahannya.

Rapat koordinasi ini diakhiri tanya jawab dan konsultasi seputar anggaran antara kepala seksi, pengelola kegiatan dan bendahara dengan dua perencana Kankemenag Kabupaten Pati. (Athi’/bd)