KKGPAI Guru Harus Komitmen Dan Kompeten

Wonosobo – Kepala Kantor Kementerian Agama H. Ahmad Farid hadiri KKGPAI di SD 2 Wonosobo, membaca perkembangan zaman dalam kemajuan teknologi dan informasi perangkat pembelajaran disiapkan dan di sajikan dalam kemasan teknologi dan informasi yang memikat hal tersebut tak lepas hasil dari  inspirasi awal surat Al-Alaq Iqra' sungguh menjadi kekuatan dhahir batin semangati ghirah untuk menciptakan inovasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam. 9/2

Ketua Panitia kegiatan KKGPAI  Alfi Azizi, sampaikan terimakasih kepada Kepala Kantor Kankemenag Wonosobo H. Ahmad Farid dan mohon berikan pengarahan dan pembinaan kepada seluruh peserta Bimbingan Teknis. Kegiatan ini diikuti oleh 44 guru Pendidikan Agama Islam Kecamatan Wonosobo selama 2 hari di SD 2 Wonosobo dengan Zoom Metting. Hj. Ruslaeni Kepala SD 2 Wonosobo sangat berbangga hati diberi kepercayaan untuk  terselenggaranya acara istimewa ini.

H. Ahmad Farid dalam pembinaannya sampaikan bahwa ikhtiar bagi peningkatan kompetensi guru wajib hukumnya,

“Bimbingan Teknis Penyusunan Perangkat Pembelajaran dan Media Pembelajaran Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam menjadi inspirasi bagi seluruh guru PAI di Kabupaten Wonosobo. Dibutuhkan tenaga kependidikan yang kompeten memiliki komitmen dan standardisasi kompetensi yang tinggi sehingga mampu mentransfer pengetahuan Pendidikan Agama Islam dengan baik terutama dalam pembentukan karakter. Transfer ilmu dan nilai dengan dukungan kemampuan berinovasi dengan perangkat informasi kekinian,” arahan Farid.

Kasi PAIS Kankemenag Wonosobo Fakih Khusni yang turut hadir dalam acara pembukaan bimbingan teknis mengapresiasi acara ini dan berharap kegiatan Bimbingan Teknis ini menginspirasi para guru untuk berkreasi dalam inovasi pembelajaran dengan perangkat media dan optimalkan peran pusat informasi pembelajaran melalui KKGPAI Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam.

“Sungguh bimbingan teknis ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menjalankan tugas mulia mengajarkan Pendidikan Agama Islam kepada para siswa peserta didik,”  jelas Fakih.

Kakankemang menambahkan ada progress pemahaman yang baik terhadap kitab sucinya yaitu Al-Qur'an, selain itu yang juga jadi perhatian guru adalah praktek ibadah dan praktek kehidupan yang syarat dengan nuansa ahlak dalam segala tatanan kehidupan. Beliau menguatkan kembali nilai budaya kerja Integritas Profesionalitas Inovasi Tanggung Jawab dan Keteladanan dapat diimplementasikan dalam personal seorang pendidik yang disiplin dan berakhlaqul karimah. Tetap jaga protokol kesehatan cegah Covid-19 dengan 5 M. PS-WS/qq