Kurangi Resistensi Virus Corna, Tokoh Agama Di Solo Dukung Pelaksanaan Vaksin

Surakarta – “Masya Allooh, senang sekali Saya bisa berkenalan dengan banyak (tokoh agama) nggih. Ya ini lancar-lancar semua (dan) para tokoh-tokoh ini alhamdulillah semua sudah menyadari.  Kalau ada kendala, kami (mohon) beliau-beliau tidak duko, nggih !”.

Demikian pernyataan tulus Idha Trianawati, Manajer pelayanan medis RSU Islam Kustati, Surakarta,  kagum setelah  diberitahu bahwa 100 orang yang akan memperoleh pelayanan suntik vaksin sejak pagi itu adalah tokoh agama, di Polivaksin RSU Islam Kustati Solo, Rabu (24/02).

Idha berharap, dengan hadirnya para tokoh agama tersebut masyarakat bisa mengikuti, karena telah diberi contoh oleh para tokoh agama masing-masing. “Beliau kan punya gerbong ke belakang nggih”, ungkap Idha saat diwawancara ditengah kesibukannya melayani calon penerima vaksin.

“Mudah-mudahan semuanya bisa tervaksin dan Indonesia bisa bebas Covid,” ungkap dokter yang mengaku memiliki tujuh anak itu.

Lulusan Fakultas Kedokteran UNS 1994 itu mengaku dapat menuntaskan pekerjaannya dengan baik, berkat bantuan 10 tenaga medis, terdiri dari empat dokter dibantu enam perawat yang sudah terlatih. 

Untuk mengetahui lebih dalam, berikut pernyataan tokoh agama yang hadir di Polivaksin RSU Islam Kustati Solo.

Aji Candra, tokoh Agama Kong Hu Chu, “Tentunya kita berterimakasih sekali, karena pemerintah Kota Surakarta memprioritaskan para tokoh agama hari ini untuk divaksin Covid-19. Semoga ini menambah semangat dan keberanian untuk yang tidak atau yang belum di vaksin”.

Biku Duta Arya, Wihara Lotus Solo, “Ini bagian dari upaya pemerintah untuk menghentikan penyebaran Covid dan Saya sebagai tokoh agama tentunya mendukung dan menjadi contoh untuk umat (dan) menjadi pionir untuk menerima vaksin ini. Jadi ini luar biasa, karena kesempatan ini tentunya sudah dinanti agar penyebaran Covid di Indonesia bisa dapat segera selesai dan kita kembali ke aktifitas normal seperti sediakala”.

KH. Muhamad Muhtarom, Imam Masjid Agung Surakarta, “Alhamdulillah, dengan adanya vaksinasi ini, paling tidak pemerintah bisa memfasilitasi masyarakat untuk lebih meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh masyarakat supaya tidak mudah terkena virus. Mudah-mudahan dengan vaksinasi ini, harapan kita wabah yang sudah melanda di Indonesia segera bisa diangkat oleh Alloh SWT dan semua lini kehidupan kita bisa normal kembali, baik itu kehidupan sosial, keagamaan, ekonomi, pendidikan dan seterusnya bisa normal kembali”. 

M Abdul Aziz Ahmad, Wakil Ketua FKUB Surakarta, “Ya Sangat mendukung dan Alhamdulillah banyak mendapat dukungan dari masyarakat. Harapannya, mudah-mudahan dengan vaksin ini imun kita menjadi semakin kuat sehingga dapat terhindar dari covid-19”.

Nur Suryaningsih, perwakilan dari Agama Hindu, “Saya sangat senang sekali mendapat kesempatan untuk ikut vaksinasi covid-19. (Selain) untuk mengantisipasi diri sendiri, lingkungan beserta umat. Harapannya, mudah-mudahan nanti cepat terealisasi ke umat-umat yang lain serta masyarakat yang lain, supaya dapat memutus rantai atau wabah yang sedang melanda yaitu Covid-19”.

H.Al Munawar Ketua DMI Jebres, “Ya, Alhamdulillah bisa berjalan dengan baik,dan dilayani juga dengan baik, kebetulan juga tidak hujan. Alhamdulillah. mudah-mudahan bisa minimal mengurangi resistensi terhadap penularan corona ini. Kami benar-benar bersyukur, mudah-mudahan benar-benar bisa bermanfaat vaksin ini”.

Retno Ratih Suryaning Handayani, Pendeta GKJ Manahan, “Saya berpendapat bahwa ini merupakan harapan besar bagi bangsa Indonesia ditengah pandemi yang saat ini menjadi keprihatinan satu tahun ini, dan saya berharap ini didukung oleh semua masyarakat dan antusias untuk menerima vaksin. Saya juga berharap saya mendapatkan vaksin hari ini”. (Sol/my/bd)