MAN Pekalongan Adakan Seminar Best Practices

Kab. Pekalongan – Seminar “Best Practices” Efektivitas Bimbingan Intensif Meningkatkan Prestasi MAN Pekalongan di Masa Pandemi dan Sosialisasi Asesmen Nasional difasilitasi Forum Komunikasi Kepala Madrasah se-eks karasidenan Pekalongan dilaksanakan di Aula MAN Pekalongan tanggal 3 Februari 2021 dihadiri kepala dan wakil kepala bidang kurikulum MAN Karisedanan Pekalongan.

H. Bukhori selaku kepala MAN Pekalongan menyampaikan “pentingnya sharing informasi dalam mewujudkan madrasah hebat bermartabat. Pencapaian prestasi dalam pandemi semoga menjadi inspirasi menuju MA Karisedenan Pekalongan berprestasi.” terangnya.

Drs. H. Ahmad Najid, M.Pd.I selaku ketua FKKMA Karasidenan Pekalongan mengatakan pelaksanaan Asesmen Nasional menunggu regulasi dan ujian madrasah dikelola satuan pendidikan.

Dijelaskan, Asesmen Nasional 2021 adalah pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah, dan program keseteraan jenjang sekolah dasar dan menengah. Asesmen Nasional terdiri dari tiga bagian, yaitu:

  1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) AKM dirancang untuk mengukur capaian peserta didik atau siswa dari hasil belajar kognitif yaitu literasi dan numerasi.
  2. Aaspek kompetensi minimum ini, menjadi syarat bagi peserta didik untuk berkontribusi di dalam masyarakat, terlepas dari bidang kerja dan karier yang ingin mereka tekuni di masa depan.
  3. Fokus pada kemampuan literasi dan numerasi tidak kemudian mengecilkan arti penting mata pelajaran. Karena justru membantu murid mempelajari bidang ilmu lain terutama untuk berpikir dan mencerna informasi dalam bentuk tertulis dan dalam bantuk angka atau secara kuantitatif,” jelas

H. Casudi, M.Pd.I selaku pemateri seminar best practices dalam materinya menyampaikan pencapaian prestasi MAN Pekalongan merupakan kerja sama tim, manajemen transparan dan dukungan finansial serta perlunya kerja sama dengan pihak universitas.

Selanjutnya pemateri terakhrir Wewet Priyatna, S.Pd selaku koordinator pembina KSN menyampaikan pola bimbingan intensif tatap muka dan daring serta semangat peserta didik yg mampu dikelola dengan optimal. Serta peranan operator dan media sosial dlm menyukseskan pencapaian prestasi lomba sains daring. (hfrn/bd)