Memimpin dengan Ikhlas dan Berkeadilan

Kota Magelang – Jabatan adalah amanah rakyat untuk itu mohon kepada warga masyarakat untuk membantu saya dalam memimpin Kota Magelang agar lebih maju lagi, dan ikut andil dalam memajukan bangsa dan negara Indonesia. Ingatkan saya ketika ada sesuatu yang kurang tidak sesuai dengan amanat warga masyarakat Magelang dalam memimpin pemerintahan. Demikian disampaikan Walikota Magelang, Muchammad Aziz, pada kegiatan solat Jumat di Masjid Besar Sabilul Muttaqiin, Jumat, (26/02).

“Amanah yang saya terima sangat berat, untuk itu bantuan dan dorongan gotong royong warga masyarakat sangat diharapakan untuk memimpin Kota Magelang,” kata Aziz.

Pemerintah saat ini sedang dalam tekanan ekonomi global karena pandemi covid-19, warga masyarakat untuk menaati protokol kesehatan agar mampu mengerakan kembali perekonomian. Selain itu warga masyarakat jangan khawatir pandemi menjadi bagian yang harus kita waspadai dan tertib disiplin protokol kesehatan, sehingga terhindar dari covid-19. Pemerintah sudah menyiapkan vaksin untuk penguatan anti bodi kita, namun menunggu giliran untuk mendapatkan vaksin tersebut. Ini adalah usaha pemerintah agar segera dapat melewati masa sulit karena covid-19. Kedepan sebagai pemerintah pengabdian dengan iklas dan berkeadalan menjadi prioritas pemerintahan.

“Pelemahan ekonomi global akibat covid-19 sangat kita rasakan, untuk itu patuhi protokol kesehatan, sambil menunggu giliran untuk mendapatkan vaksin anti bodi,” jelas Aziz.

Kegiatan pertama Walikota Magelang setelah dilantik adalah sholat Jumat bersama jajaran OPD di kota Magelang, di masjid Besar Sabilul Muttaqiin Kadiwongso, Sukodadi, Kemirirejo, Kec. Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Magelang, Sofia Nur.

Kepala Kantor menyampaiakan apresiasi luar biasa kepada Walikota yang baru dilantik dengan mengajak warga masyarakat Kota Magelang untuk saling membangun dan mengingatkan. Harapan kedepan, kerjasama dapat terbangun antara Kemenag dan Pemerintah daerah, sehingga dapat membangun Magelang sebagai kota jasa dan juga kota yang memiliki kredibilitas dalam pembentuk sumber daya manusia seutuhnya. Juga bagaimana warga masyarakat yang menjadi binaan, budi pekerti dan akhlak dapat terbangun untuk kemajuan bersama.(Wahono/Sua)