MoU Sahabat Madrasah siap dilaksanakan

Surakarta – Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Surakarta mengadakan rapat koordinasi dengan 7 perwakilan Madrasah yang ditunjuk sebagai Madrasah Pemitra bagi madrasah – madrasah di Surakarta (08/02). Terkait dengan program “Sahabat Madrasah”, madrasah perwakilan yang dirasa mampu dan mempunyai keunggulan potensial bersama merangkul madrasah yang masih berkembang.

Pengawas Madrasah, Istikomah menyampaikan bahwa sinergi madrasah pemitra dengan madrasah mitra adalah mengembangkan unsur akademik dan non akademik. “Keunggulan siswa-siswa kita di madrasah tidak hanya di unsur akademik saja tetapi dari skill non-akademik yang harus dikembangkan kembali,” tuturnya. Istikomah menambahkan akan adanya pengisian kuesioner guna menyukseskan program tersebut.

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut pencanangan “Sahabat Madrasah” yang telah diinformasikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah pada September 2020. Perwakilan madrasah yang menjadi pemitra antara lain MAN 1 Surakarta, MAN 2 Surakarta, MTs N 1 Surakarta, MTs N 2 Surakarta, MI PK Al-Islam, MI Al-Islam Grobogan, MI Takmirul Islam.

Kasi Pendidikan Madrasah, Syamsuddin secara langsung memimpin pembagian madrasah yang menjadi pemitra serta madrasah yang menjadi mitra atau madrasah yang diberikan pendampingan. Madrasah tersebut diantaranya ; MAN 1 Surakarta mendampingi MA Al-Kahfi dan MA Al-Islam, MAN 2 Surakarta mendampingi MA Muhamadiyyah dan MA Al-Muayyad, MTsN 1 Surakarta mendampingi MTs Al-Kahfi dan MTs Muhamadiyyah, MTsN 2 Surakarta mendampingi MTsN Jamsaren dan MTs Mujahidin, MI Takmirul Islam mendampingi MI Al-Muayad dan MI Orbit, serta MI Al-Islam Grobagan mendampingi MI Al-Kautsar dan MI Al-Islam PK.

Sahabat Madrasah adalah kebersamaan madrasah bersama bersinergi saling melengkapi baik dari madrasah pemitra dan madrasah mitra. Langkah selanjutnya, Syamsuddin mengkoordinir penyelesaian MoU ( Memorandum of Understanding ) oleh masing-masing Madrasah terkait dengan “Sahabat Madrasah” sesuai dengan mitranya masing-masing.

Program “Sahabat Madrasah” diharapkan dapat bersinergi dengan kebersamaan menjadi mitra dari madrasah yang ada di lingkungan masing-masing madrasah pemitra, Madrasah Negeri dinilai lebih mampu karena lebih unggul dalam hal kompetensi, maka dari itu madrasah pemitra memberikan pendampingan terhadap madrasah mitra pendambingan tidak hanya terkait dengan akademik saja tetapi keunggulan non akademik. (hnf/my/bd)