Organisasi Profesi Guru Sinergikan Kompetensi dan Profesionalitas Guru

Wonosobo – Kepala Kantor Kementerian Agama  Kabupaten Wonosobo Ahmad Farid, membersamai guru-guru dilingkungan Kankemenag Wonosobo pada acara Konferensi Cabang Khusus PGRI Kankemenag Wonosobo. Organisasi profesi guru keberadaannya sangat dibutuhkan dalam upaya peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru dalam mengemban tugas mendidik generasi masa depan yang berakhlak mulia dan memiliki kemampuan menjawab tantangan zaman, acara digelar di Gedung PGRI Wonosobo. 26/2

Setiap amanah tanggung jawab harus ditunaikan dengan sebaik-baiknya. Takdir menjadi seorang guru menunaikan amanat dan tanggung-jawab sebagai seorang pendidik, anugerah kesehatan lahir batin, tetap terjaga kesehatan dengan protokol kesehatan. Kesyukuran atas anugerah kesehatan buktikan dengan karya terbaik atas pelaksanaan tugas yang menjadi tanggung jawab.

Farid sampaikan menjadi pengurus PGRI adalah amanah, kita punya potensi untuk maju dan kita memiliki semangat untuk melaksanakan amanah sebaik-baiknya, kita punya keyakinan yang menginspirasi kebaikan untuk berkhidmat pada pengabdian terbaik mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Segera jalin komunikasi, konsolidasi dan koordinasi dengan semua pihak untuk menguatkan dan memajukan PGRI. Program lebih aplikatif untuk mengangkat harkat dan marwah guru dengan karya terbaik atas pengembangan kompetensi dan profesionalitas guru, pengurus Cabang Khusus PGRI ini bisa menjadi bagian penyangga Kementerian Agama dalam mengemban misi dan misinya. Farid menegaskan bahwa peran guru sangat besar dalam penguatan nilai-nilai moral kehidupan bermasyarakat, maka guru harus menjunjung tinggi nilai-nilai moralitas dalam kesehariannya bersama peserta didik. Guru harus miliki kemampuan berinovasi dan meningkat kompetensinya, guru harus menjadi penggerak kemajuan dan menjadi tokoh dan teladan di tengah masyarakat,” harap Farid.

Kerjasama dan sinergitas guru melalui organisasi profesi guru sangat urgen untuk implementasikan 5 nilai budaya kerja Kementerian Agama. Selamat dan sukses PGRI Cabang Khusus Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo. Demikian Farid mengakhiri sambutannya.

Mahbub Kasubag Tata Usaha Kankemenag Wonosobo juga berkesempatan menghadiri acara ini. Mahbub menyampaikan bahwa guru sejak dulu dikenal sebagai sosok pahlawan tanpa tanda jasa yang memiliki semangat pengabdian dan keikhlasan yang tinggi dalam melaksanakan tugas pembelajaran.

“Keikhlasan dan pengabdian guru telah terbukti dan teruji,” kata Mahbub.

Hadir pada acara istimewa ini, Kasi Penma Totok Jumantoro dan Kasi PAIS Fakih Khusni didampingi jajaran pengurus PGRI Kabupaten Wonosobo. Suratman Ketua PGRI sangat mendukung terbentuknya Cabang Khusus PGRI Kankemenag Wonosobo. In-sya Allah kedepan akan semakin kuat dan kokoh organisasi profesi ini dengan terjalinnya silaturrahmi dan koordinasi PGRI Kabupaten Wonosobo dengan PGRI Cabang Khusus Kankemenag Wonosobo.

Fakih Khusni Kasi PAIS berharap dengan Konferensi Cabang Khusus Kantor Kemenag Wonosobo ini PGRI mampu merespon keinginan guru-guru dalam mengimplementasikan tugas mulia mencerdaskan peserta didik dan meningkatkan kesejahteraan guru.

Sementara itu Totok Jumantoro Kasi PENMAD Kankemenag Wonosobo selaku Anggota Dewan Penasehat PGRI Cabang Khusus Kankemenag Wonosobo setelah pengukuhan pengurus sampaikan bahwa PGRI Cabang Khusus ini harus membangun kerjasama yang terintegrasi dengan semua pihak terkait juga dengan organisasi profesi lainnya.

Dengan kerjasama dan komunikasi yang terjalin dengan baik kedepan Cabang Khusus PGRI Kankemenag Wonosobo menjadi wadah yang mensejahterakan para guru. Wandaya dan Afdhol sebagai Ketua dan sekretaris dipercaya menggerakkan organisasi profesi ini. Selamat dan sukses Pengurus Cabang Khusus PGRI Kankemenag Wonosobo. FK_WS/qq