Strategi Peningkatan Penyuluh Agama Islam

Kota Magelang – Dalam upaya peningkatan pelayanan dan penyampaian program pemerintah maka diperlukan penyuluh yang memilki kualitas dalam pembinaan umat di kelompok binaan serta program yang dapat memberikan peningkatan kualitas keumatan yang nantinya akan berdampak di masyarakat, memiki kepedulian untuk kebersamaan menuju masyarakat madani di Kota Magelang. Demikian disampaikan Kasubbag TU Kota Magelang, Moh. Sunaryanto pada rapat koordinasi dengan Kasi Bimas Islam, Rabu, (10/02)

“Penyampaian program pemerintah paling optimal dengan peran serta penyuluh agama islam dalam melaksanaan penyuluhan di masyarakat,” kata Moh. Sunaryanto.

Peningkatan kualitas penyuluh agama islam dengan memberikan pendampingan dan pembinaan adalah strategi yang baik, pendampingan dibutuhkan peran serta dari tenaga ahli serta tenaga yang memiliki kompetensi dalam pelayanan masyarakat.

“Tenaga ahli dibutuhkan untuk mensuport penyuluh. Disamping itu, peran serta pimpinan untuk selalu memberikan pembinaan sebagai control penyuluh dalam melaksanakan tugas,” jelas Moh. Sunaryanto.

Kegiatan rapat koordinasi dilaksanakan di kantor Kasi Bimas Islam, diikuti oleh jajaran Kasi Bimas Islam, Abdurossid, dan juga hadir PPK Kantor Kementerian Agama Kota Magelang, Arif Yudha Himawan.

Kasi Bimas Islam menyampaikan bahwa rencana pembinaan penyuluh agama Islam adalah bentuk penghargaan kepada penyuluh untuk lebih dapat berperan aktif di masyarakat dan mampu membuat terobosan dengan inovasi penyuluhan. Mengingat dewasa ini peran serta penyuluh dimasa pandemi covid-19 sangat diharapkan untuk mensosialisasikan program Prokes 5 M.

Harapan kedepan penyuluh mampu berbuat untuk kelompok binaan serta masyarakat, sehingga paradigma yang timbul adalah penyuluh benar-benar menjadi bagian dari pelaksana program pemerintah. Serta menjadikan masyarakat Jawa TengaMajeng.(Wahono/Sua)