ASN Lingkungan Kankemenag Kab. Wonosobo Terima Vaksinasi Tahap Dua

Wonosobo – ASN Lingkungan Kankemenag Kab. Wonosobo, Senin (22/3) menerima vaksinasi Covid-19 tahap ke dua yang dilaksanakan di RSUD KRT Setjonegoro Kabupaten Wonosobo. Sesuai Penjadwalan oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo Penerimaan vaksinasi tahap ke dua bagi ASN Kankemenag Kab. Wonosobo akan dilaksanakan selama dua hari berturut-turut yakni hari Senin 22 Maret 2021 hingga Selasa 23 Maret 2021.

Penjadwalan tersebut berkisar antara empat belas hari semenjak diberikan vaksinasi tahap pertama pada 9 Maret 2021 yang lalu. Prosedur penerimaan vaksinasi tahap dua mirip dengan prosedur yang diterapkan saat pemberian vaksinasi tahap satu yakni penerima vaksinasi dalam hal ini ASN Kankemenag Kab. Wonosobo terlebih dahulu mengisi presensi, isi form keterangan tracking covid19, antri screning, dan suntik vaksin. Selanjutnya Totok Jumantoro selaku Kasi Penma Kankemenag Kab. Wonoosbo usai menerima vaksin kedua mengatakan tidak merasakan reaksi apapun. “Hampir sama dengan pemberian vaksinasi tahap pertama saya tidak merasakan gejala atau efek apapun setelah di suntikkan vaksin,” ungkap Totok Jumantoro.

Totok Jumantoro menyampaikan usai dilakukan vaksinasi tahap kedua lantas peserta vaksin menerima sertifikat vaksinasi covid -19.

Ditemui dilokasi berbeda, Kakankemenag Kab. Wonosobo Ahmad Farid menegaskan meski sudah disuntik vaksin covid19 sebanyak dua kali ASN Kankemenag dihimbau tetap menerapkan protokol kesehatan baik di lingkungan kerja maupun di lingkungan rumah masing-masing. “Vaksinasi ini bukan lantas diartikan kita sudah kebal akan virus corona, asn Kankemenag tetap dihimbau untuk menerapkan protokol kesehatan minimal memakai masker,” ungkap Ahmad Farid.

Pihaknya menambahkan protokol kesehatan harus tetap diterapkan sampai WHO maupun pemerintah Indonesia mengeluarkan pernyataan bahwa virus corona sudah tidak lagi menjadi kecemasan bersama. “Seperti yang diketahui bahwa pemerintah sampai saat ini masih dalam proses pemberian vaksinasi dan itu belum merata melainkan pada periode awal ini fokus kepada instansi pemerintahan dan pelayan masyarakat, sementara untuk warga sipil belum diberikan secara merata,” imbuhnya.

Ahmad Farid mengaku akan melakukan suntik vaksinasi pada hari kedua penjadwalan yang dianggap secara hitungan pas dengan penerimaan vaksinasi tahap pertama yakni dihari kedua. Ps-ws/qq