Digitalisasi Haji Menjawab Sebuah Pandemi

Demak (PHU) – Di tengah pandemi, tren digitalisasi disemua lini pelayanan publik mulai dijalankan, inovasi seperti apa yang sudah berjalan ditahun 2020 ataupun yang akan berjalan ditahun ini, khususnya dalam pelayanan ibadah haji, hal ini menjadi salah satu topik yang ditanyakan oleh Host Program TAMU KITA, Irin Riany, saat siaran live di Stasiun TVRI Jawa Tengah.

“Inovasi layanan seperti apa ditengah pandemi saat ini yang sudah dijalankan? Atau yang akan dijalankan tahun 2021 ini?,” tanya Irin.

“Selama pendemi dan sudah kita rintis bersama pelayanan-pelayanan digital terus kita kembangkan, dengan adanya pelayanan haji satu pintu, sampai dengan pusat layanan haji dan umrah terpadu yang memungkinkan interaksi antara masyarakat dalam hal ini calon jemaah haji dengan petugas bisa kita minimalisir,” jawab Musta’in Ahmad, Sabtu (20/3).

Musta’in menjelaskan bagaimana alur dan prosedur pendaftaran haji di Jawa Tengah. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Tengah ini juga menambahkan bahwa program digitalisasi haji menjawab kebutuhan di era pandemi saat ini.

“Ditata kelola administratifnya sedang kita benahi, jadi hari ini di 35 Kabupaten/Kota sudah kita siapkan alat untuk mendigitalkan semua dokumen haji,” jelasnya.

“Dokumen haji tiap satu orang, satu rumah file. Jadi pergerakan setiap jemaah itu kemudian akan mudah kita baca dan juga aman, kalau harus kita interaksikan atau koneksikan untuk kepentingan lain. Misal kesehatan, kita sangat mudah dan ini sudah berjalan,” tambah Musta’in.

Musta’in juga memastikan program tersebut sudah berjalan di seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Tengah dan sudah dicek langsung dilapangan.

“Itu bagian dari upaya kita berhadapan dengan pandemi agar interaksi dan kontak personal kita kurangi,” imbuhnya. (vd/Sua).