Dukung Gus Menag, Penyuluh Inovasi  Sosialisasi 5M Di Bus

Wonosobo – Berbagai inovasi dan gebrakan digencarkan oleh pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Coronavirus disease (Covid19) baik melalui sosialisasi, penanganan terpapar maupun vaksinasi yang beberapa bulan terakhir mulai diberikan kepada masyarakat. Otoritas pemerintah seolah tidak ada lelahnya menggemborkan bahaya Covid19 yang dapat mengancam keselamat jiwa bahkan dapat berakhir dengan kematian.

Dalam upaya membantu pemerintah mensosialisasikan bahaya Covid19 dan penerapan protokol kesehatan (prokes) ditengah masyarakat, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kaliwiro manfaatkan transportasi umum sebagai media mengkampanyekan penerapan 5M dalam sehari-hari. Kampanye tersebut dikemas dalam bentuk pamflet atau stiker yang berisikan ajakan untuk melaksanakan 5 M.

Menurut Keterangan Widya Nugraheny salah satu Penyuluh Fungsional KUA Kec. Kaliwiro, Jumat (19/3) mengatakan, kampanye tersebut sudah dilakukan berkali-kali dengan meminta ijin pemilik transportasi umum untuk menempel stiker maupun pamflet.

“Ada sebanyak sembilan bus yang sudah kami tempeli stiker tersebut. isi stiker bagian atas adalah logo Kemenag kemudian didalamnya berisi ajakan laksanakan 5 M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas,” ungkap Widya.

Pihaknya menambahkan penempelan stiker mendapat respon positif oleh masyarakat dalam hal ini pengguna transportasi umum dan supir bus. Pihaknya menambahkan, tidak jarang dijumpai penumpang yang meminta stiker untuk ditempel dirumahnya.

Selanjutnya dalam kesempatan berbeda, Kepala Kankemenag (Kakankemang) Kab. Wonosobo mengapresiasi langkah tersebut sebagai bentuk sinergi dengan pemerintah kaitannya pencegahan penyebaran virus corona. Ahmad Farid selaku Kakankemeng mengatakan langkah tersebut membutkikan bahwa keberadaan penyuluh dapat dirasakan masyarakat.

“Berkali-kali saya katakana bahwa tugas memerangi wabah ini adalah tugas bersama. Saya mengapresiasi adanya ide untuk kampanye melalui stiker yang ditempel pada transportasi umum. Hal tersebut diharap dapat membantu pemerintah mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan,” ungkap Farid.

Pihaknya menambahkan, melalui berbagai gagasan dan inovasi yang dilakukan Jajaran Kankemenag Kab. Wonosobo diharap dapat membawa citra baik dan kepercayaan masyarakat terhadap instansi pemerintah semakin meningkat. Ps-ws/qq