Implementasi Madrasah Ramah Anak MTsN 2 Surakarta, Tak Hanya Slogan

Surakarta – Bertempat di Aula MTsN 2 Surakarta, Deklarasi Madrasah Ramah Anak dilaksanakan dengan protokoler yang ketat namun penuh dengan semangat, dihadiri oleh segenap stake holder baik dari Kementerian Agama Kota Surakarta, pengawas madrasah, guru dan karyawan, perwakilan peserta didik dan perwakilan komite madrasah.

     Diawal sambutannya, Syammuji selaku kepala MTsN 2 Surakarta berharap agar deklarasi madrasah ramah anak ini tidak hanya sekedar slogan, tetapi harus benar-benar diterapkan di lingkungan madrasah. “Saya menekankan supaya deklarasi ini benar-benar bisa diimplementasikan di lingkungan madrasah, tidak hanya sekedar slogan semata, “ungkap Syammuji.

Lebih lanjut Syammuji mengajak Kerjasama dari semua pihak untuk menjadikan madrasah ini sebagai tempat yang terbaik khususnya untuk peserta didik yang berada di sini, sehingga banyak melakukan perombakan baik sarana prasarana dan management agar peserta didik semakin nyaman dan berprestasi.

Deklarasi yang digelar Senin, 01 Maret 2021 tersebut juga dihadiri oleh Syamsudin selaku Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Surakarta. Dalam sambutannya beliau berharap agar madrasah mampu memfasilitasi semua potensi yang ada pada diri peserta didik. “Untuk bisa menjadi madrasah ramah anak, madrasah harus bisa memfasilitasi potensi yang ada pada diri anak. Bakat dan minat anak harus dikembangkan. Madrasah harus bebas dari bullying atau perundungan, bebas dari kekerasan dan madrasah bisa memfasilitasi semua potensi anak untuk bisa dikembangkan sesuai bakat dan talentanya, “kata Syamsudin.

Dalam kegiatan yang dimulai pukul 09.00 tersebut juga dibacakan teks deklarasi madrasah ramah anak. Pembacaan dilakukan secara bersama-sama sebagai bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan madrasah ramah anak di MTsN 2 Surakarta.

Deklarasi juga diikuti dengan penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan Madrasah Ramah Anak. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Madrasah, Kabid Penmad Kemenag Kota Surakarta, Pengawas Madrasah, dan Ketua OSIS selaku perwakilan dari peserta didik madrasah.

Tepat pukul 11.00 kegiatan deklarasi selesai. Acara ditutup dengan doa penuh harap semoga pelaksanaan deklarasi ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan lingkungan madrasah yang ramah anak. (ism/my/bd)