Kankemenag Hadiri Peresmian Masjid Nurul Hudha di Kompleks SMP Negeri 3 Kota Magelang

Kota Magelang – Masjid dibangun untuk  digunakan sholat jamaah dan jangan sampai tidak ada jama'ah. Masjid  juga sebagai tempat pembinaan dan kesejahteraan batiniah, “bukan untuk perdagangan”, orang berada di masjid untuk membimbing kejiwaan agar tenang dan selalu ingat kepada yang kuasa Allah SWT. Maka masjid adalah sarana yang baik untuk pembentukan jatidiri yang berahlak mulia. Demikian disampaikan Walikota Magelang Mohammad Nur Azis saat meresmikan Masjid Nurul Hudha Kompleks SMP Negeri 3 Kota Magelang.Jumat(19/03)

“Takmir masjid harus aktif sehingga masjid menjadi sarana beribadah yang mampu membentuk jati diri manusia berahlak mulia” Kata Aziz

Lebih lanjut disampaikan pemerintah Kota Magelang mulai tahun ini membebaskan pembayaran air, ini salah satu bagian dari sedekah kita untuk menguatkan doa kita kepada Tuhan dekat dengan langit agar semua mendapat pencerahan dalam kehidupan, karena air untuk kehidupan maka gunakan dengan sebaik mungkin. Menurut Azis Penandatanganan prasasti Masjid Nurul Hudha ini pertama kali dalam jabatan Walikota, ini benang merah karena sebelum menjadi Walikota dan masih kuliah pernah  tinggal di masjid sebagai bekal untuk selalu ingat pada yang Maha Kuasa. Dalam kesempatan tersebut ditegaskan bahwa jama’ah dan takmir masjid untuk selalu bersedekah, membayar zakat karena salah satu tuntunan umat Islam selalu bersedekah maka akan dapat tempat yang baik ketika nanti sampai saatnya di panggil Allah. Sebagai pemerintah tidak akan membedakan umat beragama, semua mendapat porsi yang sama, termasuk pembebasan pembayaran air, fasilitasi lembaga agama dan pendidkan agama. Karena sangat pentingnya agama dimana kita semua dapat selalu ingat pada yang maha kuasa, dan sebagai rahmatan lil alamin, yaitu agama yang merupakan bentuk rahmat dan rasa kasih sayang Allah SWT kepada seluruh alam semesta. Pemerintah kota Magelang tidak sendiri dalam penmbinaan dan pengelolaan untuk membentuk jati diri dan ahlak mulia disini hadir Kepala Kantor Kementerian Agama yang juga memilki peran penting dalam menjaga kerukunan umat beragama, dari pendataan, tata kelola masjid termasuk tempat ibadah yang lain yang ada di kota Magelang. Ungkap Aziz

Peresmian Masjid Nurul Hudha di Kompleks SMP Negeri 3 Kota Magelang. di hadiri oleh Wakil Walikata, Sekda Kota Magelang, Kepala, Kepala OPD Kota Magelang, turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Magelang Sofia Nur.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Magelang Sofia Nur menyampaikan apresiasi dari apa yang disampaikan oleh Walikota Magelang untuk memberikan pelayanan pada tempat Ibadah dengan pembebasan pembayaran pajak air, selain itu Walikota Juga menegaskan Kementerian Agama sebagai bagian pemerintah dalam membina umat agar selalu memperhatikan dan memonitor tempat ibadah termasuk masjid agar dapat didata dan mendapat dukungan pelayanan keumatan melalui takmir dan marbot masjid serta tempat ibadah yang lain, ini adalah sebagai wujud sinergi pemerintah Kota Magelang dan Kantor Kementerian Agama Kota Magelang dalam membangun moderasi beragama.

Pembangunan Masjid Nurul Hudha merupakan renovasi dari sebuah mushola kecil berukuran 6 x 9 Meter persegi dan di ubah menjadi masjid yang berukuran 12 x 17 meter persegi dua lantai dengan menghabiskan biaya kurang lebih Rp. 900.000.000,- dari uang infaq siswa dan tenaga pengajar di SMP Negeri 3 Kota Magelang dan dukungan donator dan pemerintah Kota Magelang. Ungkap Plt. Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Kota Magelang Nurwanto

Harapan kedepan Masjid menjadi makmur, jamaah menjadi ramai dan penuh setiap waktu sholat dan ketika waktu adzan sudah siap di masjid sehingga pembangunan masjid dapat dipergunakan dengan baik dan tidak sia-sia usaha bersama untuk mewujudkan tempat Ibadah yang megah.(Wahono)