Kasubag TU Kankemenag Kab. Wonosobo sambut silaturahim Kyai Ponpes Darussalikin

Wonosobo (Humas) – Kepala Subbag TU (Kasubag TU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kab. Wonosobo sambut jalinan silaturahmi yang dilakukan Kyai Muhlisin yang merupakan Kyai Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalikin Tempelsari Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo. Silaturahim berlangsung di Ruang Kepala Kankemenag (Kakankemenag) Kab. Wonosobo pada Senin, (15/3).

Dalam kesempatan tersebut, Kyai Muhlisin menyampaikan maksud silaturahmi yakni menanyakan terkait informasi Haji dan Pondok Pesantren di era pandemic.

Mahbub, selaku Kasubag TU Kankemenag Kab. Wonosobo menyambut hangat maksud silaturahmi tersebut. Pihaknya menyampaikan, beberapa kegiatan terkait pondok pesantren dan pelayanan Haji dan Umroh sudah mulai berjalan dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan.

“Untuk kegiatan Ponpes beberapa ada yang sudah mulai lakukan ujian kesetaraan tingkat Ulya bersamaan dengan ujian di tingkat Madrasah Aliyah. Pelaksanaan tetap harus memenuhi protokol kesehata,” jelas Mahbub.

Hal lain Mahbub jelaskan terkait informasi Haji dan Umroh. Pihaknya mengatakan pelayanan Haji pada Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kankemenag Kab. Wonosobo sudah dilakukan seperti sediakala. Pelayanan mencangkup pendaftaran Haji, pelimpahan porsi, pembatalan, dan rekomendasi pembuatan passport Haji.

Pemberangkatan Calon Jamaah Haji di era Pandemi :

Disisi lain, ditemui diruangannya Kepala Seksi (Kasi) PHU Kankemenag Kab. Wonosobo mengkonfirmasi pihaknya tidak dapat berspikulasi mengeluarkan statement terkait jadwal pemberangkatan Calon Jamaah Haji di Era Pandemi.

“Sampai dengan saat ini kami belum menerima surat resmi dari Kemenag RI melalui Kanwil Kemenag Prov. Jateng terkait keputusan pemberangkatan calon Jamaah Haji yang sempat tertunda lantaran pandemic. Oleh karena itu kami tidak bisa mengkonfirmasi terkait jadwal pemberangkatan. Kami masih menunggu putusan dari Kemenag RI,” ungkap Dwi Subrata selaku Kasi PHU.

Pihaknya menjelaskan Informasi yang didapat, Kemenag Pusat memiliki tiga opsi Kaitannya dengan Pemberangkatan Calon Jamaah Haji di era pandemi yakni opsi yang pertama pemberangkatan 100%, opsi kedua pemberangkatan dengan Kuota tertentu, dan opsi terakhir sama sekali tidak ada pemberangkatan.

“Kami masih menunggu informasi selanjutnya. Sementara ini kami baru saja diminta untuk mempersiapkan paspor calon jamaah Haji, dan mengkoordinir paspor mana yang sudah kadaluarsa dan mendata ulang NIK calon Jamaah Haji,” imbuh Dwi Subrata.

Pihaknya berharap akan segera ada keputusan dari pusat terkait pemberangkatan haji di era pandemic. Ps-ws/qq