Manajemen Tenaga Guru Agama Islam Kota Magelang

Kota Magelang – Guru Agama Islam sebagai pelaksana pendidikan secara langsung sangat dibutuhkan, karena itu penting kiranya agar mendapat perhatian yang baik oleh pemerintah. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Magelang saat menyampaikan sambutan selamat datang kepada peserta kegiatan rapat koordinasi Menejemen PAIS guru PAI jenjang TK, SD, dan SMP kota Magelang, Kamis (25/03)

Guru yang selama ini telah memberikan kontribusi kepada pendidikan Indonesia, yang sampai saat ini belum mendapat sertifikasi pendidik untuk tidak patah semangat sebagai guru. Hadir sebagai narasumber Kasi PAIS jenjang SMP dan SMPLB Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi Jawa tengah dan juga kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang. Forum ini sangat bermanfaat bagi peserta untuk dapat menyampaikan apa yang menjadi kendala dan harapan guru agama Islam. Sehingga diharapkan sinergi pemerintah kota Magelang dan Kementerian Agama Kota Magelang dapat mewujudkan harapan dan kebutuhan Guru pendidikan agama Islam di kota Magelang

Kegiatan dilaksanakan di hotel Atria, diikuti oleh 30 guru PAI kota Magelang,  hadir dalam kesempatan tersebut Kasi PAIS Nur Zaini jenjang SMP dan SMPLB  Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa tengah, serta Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kota Magelang Agus Sujito

Nur Zaini dalam sambutan dan arahan menyampaikan bahwa keberadaan guru PAI saat ini di Jawa tengah sebanyak 29.000 orang yang tersebar di 35 kabupaten/kota. Dalam upaya penambahan tenaga guru PAI saat ini sedang dalam upaya Kementerian Agama mengajukan guru P3K ke Kemenpan RB, pentingnya membangun kerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota agar ada sinergi untuk kebutuhan tenaga guru PAI. Selain itu dijelaskan bahwa kerjasama dalam pengelolaan guru PAI dengan pemerintah daerah terbukti dengan difasilitasinya program PAI oleh Pemerintah Kabupaten/kota. Sehingga diharapkan dapat mendukung suksesnya program pendidikan khususnya di kota Magelang(Wahono)