Monitoring Pelasanaan Ujian Sekolah di SMA N 1 Kertek

Wonosobo – Sekolah Menengah Atas maupun Kejuruan sudah memasuki masa pelaksanaan ujian sekolah. Pelaksanaan ujian sekolah dijadwalkan akan mulai tanggal 29 Maret 2021 sampai dengan 7 April 2021 mendatang.

Dihari pertama pelaksanaan ujian sekolah Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAIS) Kankemenag Kab. Wonosobo Muhammad Fakih Khusni berkesempatan melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan ujian sekolah di SMA N 1 Kertek. Saat lakukan monitoring, Fakih didampingi dan disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMA N 1 Kertek.

Menurut Fakih Khusni usai meninjau pelaksanaan Ujian Sekolah di SMA N 1 Kertek mengatakan bahwa pelaksanaan ujian dilakukan secara daring. ”Saya berkesempatan meninjau pelaksanaan Ujian Sekolah dan melihat secara langsung ruang pemantauan pelasanaan ujian yang dilaksanakan secara daring,” ungkap Fakih Khusni

Sembari melakukan monitoring Kasi PAIS mengatakan kepada Kepala Sekolah, besar harapannya dalam pelaksanaan ujian khususnya mata pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa mendapat nilai yang maksimal. “kami lakukan monitoring di SMA N 1 Kertek sekaligus melihat progres pelaksanaan ujian khususnya mapel PAI,” tandasnya. 

Sementara itu dalam kesempatan tersebut Sutarja selaku Kepala SMA N 1 Kerte berharap pelaksanaan ujian sekolah ini sukses dan siswa memperoleh nilai maksimal. “Semoga ujian berjalan dengan lancar dan siswa lulus dengan kualifikasi terbaik hasil yang memuaska,” harapnya.

Ia mengatakan pihak sekolah sudah berusaha fasilitasi ujian sekolah sekolah dengan layanan terbaik dan maksimal.

Berdasarkan hasil monitoring Kasi Pais sebutkan, adapun siswa yang mengikuti ujian sekolah tahun ini yaitu diikuti oleh Seratus Sembilan Puluh Tiga (193) siswa dan terpantau seluruh siswa dapat mengikutinya dengan baik. “Ujian dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 dengan menggunakan aplikasi Gogleform dan Zoom Metting,” tandas Fakih

Usai lakukan monitoring Fakih lantas menginformasikan hasil kegiatannya kepada Kakankemenag Kab. Wonosobo, Ahmad Farid. Menanggapi laporan tersebut Ahmad Farid menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian sekolah menjadi penting sebagai instrumen akhir pembelajaran untuk menentukan kelulusan siswa menempuh pendidikan selama tiga tahun di SMA.

“Tahun ini berbeda pelaksanaannya dengan tahun sebelumnya, karena pandemi tahun ini ujian sekolah dilaksanakan dengan daring siswa mengerjakan soal dari rumah masing-masing. Semua ini menjadi tantangan bagi guru untuk tingkatkan kompetensinya dan diharap guru dapat menyelesaikan tugas pembelajarannya dengan daring,” tandas Farid. Ps-ws/qq.