Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Covid19

Wonosobo – Bentuk kepedulian Penyuluh Agama Fungsional terhadap kegiatan Pemerintah saat ini adalah ikut bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang saat ini jumlah terpapar masih cukup tinggi. Dalam rangka mendukung upaya tersebut penyuluh Agama Fungsional KUA Kec. Kejajar sinergi dengan satgas covid 19 dan Muspika Kecamatan Kejajar lakukan operasi protokol kesehatan di wilayah Kec. Kejajar.

Operasi protokol kesehatan tersebut dilakukan dengan harapan semakin banyak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Hal tersebut disampaikan Camat Kejajar saat operasi yustisi prokes covid19 tengah dilakukan. “Kami tidak ingin jumlah terpapar covid 19 ini semakin meningkat dan kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap virus corona karena bisa mengancam keselamatan jiwa,” ungkap Sumekto Hendro selaku Camat Kec. Kejajar.

Sementara itu, Khofif Mustofa selaku Penyuluh Agama Fungsional KUA Kec. Garung menyampaikan tugas memutus rantai penyebaran covid19 bukan hanya tanggung jawab satgas covid19 melainkan tugas bersama.

“Masyarakat merupakan garda terdepan pemutus rantai penyebaran virus corona melalui langkah-langkah yang sudah dianjurkan oleh pemerintah diantaranya mematuhi protokol kesehatan minimal tetap menggunakan masker jika keluar ruangan dan meminimalisir kegaitan yang berkerumun,” ungkap Khofif Mustofa.

Selain itu, Khofif menyebutkan keterlibatan penyuluh Agama, tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam menegaskan terkait protokol kesehatan harus tetap digencarkan baik melalui operasi prokes, sosialisasi atau himbauan-himbauan.

Sementara itu, Kepala Kankemenag (Kakankemang) Kab. Wonosobo Ahmad Farid melalui pesannya menyampaikan, penyuluh agama dan tokoh agama diharap terus bersinergi dengan pemerintah atau otoritas terkait guna menekan angka persebaran covid 19 disegala lini.

“Jangan lelah dan jangan lengah apalagi menyerah memerangi wabah ini. Bersama-sama kita putus rantai persebaran covid19 dengan begitulah satu-satunya cara agar wabah ini segera mereda,” ungkap Ahmad Farid.

Pihaknya mengungkapkan keprihatinannya terkait jumlah masyarakat yang terpapar covid19 hingga saat ini dikutip dari laman corona.wonosobokab.go.id telah mencapai lima ribu lebih kasus yang terkonfirmasi dengan rincian sebanyak 4.675 sudah sembuh, 130 dirawat dan 284 meninggal dunia. Pihaknya, Ahmad Farid, berharap wabah ini segera diangkat dan vaksinasi yang digencarkan pemerintah dapat menjangkau seluruh masyarakat dengan cepat dan tepat. Ps-ws/qq