Pengajian Rutin ASN Kemenag Kota Magelang

Kota Magelang – Ngaji merupakan salah satu cara tholabul’ilmi. Ilmu yang didapatkan dari ngaji akan jadi manfaat ketika diamalkan dan kemudian menjadi manfaat baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Ini merupakan sarana untuk mewadahi pengetahuan dan pembekalan pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Magelang. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Magelang Sofia Nur saat mengisi acara ngaji bareng Pegawai Kantor Kementerian Agama di Mushola Kantor Kementerian Agama Kota Magelang,Jumat (12/03).

“Penguatan nilai-nilai pemahaman agama akan memperteguh iman dan taqwa dan juga membentengi diri untuk berbuat  kebaikan” Kata Sofia Nur

Pembekalan pengetahuan dapat dimana saja, tetapi pendisiplinan diri sangatlah penting untuk itu pelaksanaan pengajian yang dilaksanakan setiap jum’at pagi wajib diikuti oleh ASN yang beragama Islam agar dapat pencerahan sebelum memulai pekerjaan, hari jum’at adalah hari yang baik dalam merefleksi diri dengan perjalanan waktu yang telah dilalui selama hidup.

“Refleksi kehidupan penting untuk itu proses yang berjalan haruslah ada evaluasi, ngaji adalah bekal untuk kembali sadar akan apa yang telah diperbuat” Jelas Sofia Nur

Kegiatan ngaji dilaksanakan di Mushola Kantor Kementerian Agama Kota Magelang diikuti oleh Jajaran Pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Magelang yang beragama Islam dengan materi penguatan pemahaman sikap dan berperilaku untuk penguatan iman dan taqwa pegawai dilingkungan kantor Kementerian Agama Kota Magelang.

Pembicara pada pengajian tersebut,  Abdul Haris menyampaikan  Nabi Muhamad SAW bersabda  tentang pahala yang abadi, ada tiga pahala yaitu Sedekah, ilmu bermanfaat, dan anak yang sholeh yang selalu mendoakan orang tuanya. Abdul Haris juga menjelaskan ketika seseorang selalu rajin mengaji maka akan selalu ingat ajaran kebenaran.

Harapan kedepan pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Magelang mampu mengikuti secara rutin kegiatan ngaji jumat pagi serta mampu meningkatkan Iman dan taqwa serta menambah nilai-nilai kesadaran dalam kehidupan agar dapat lebih baik. (Wahono)