Penyusunan Program Kemenag dengan Pemerintah Kota Magelang

Kota Magelang –  Membangun sinergi program kemenag dan pemerintah Kota Magelang penting dilakukan sebagai bentuk kerja nyata Kantor Kementerian Agama Kota Magelang dan Pemerintah Kota Magelang, Mengingat secara umum sinergi program akan memberikan kualitas pelayanan pada masyarakat. Demikian Disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Magelang Sofia Nur saat Rapat pimpinan Penyusunan Program Kemenag dan Pemerintah Kota Magelang pada Senin (15/3).

“Kerjasama yang baik dibangun Kementerian Agama dan Pemerintah Kota Magelang sebagai wujud sinergi pelayanan masyarakat” Kata Sofia Nur

Program yang dijalankan adalah untuk mempersiapkan kinerja yang produktif sehingga dapat mewakili lembaga agama dalam penguatan program pembinaan dan dukungan anggaran lembaga dalam membina umat yang ada di Kota Magelang, suatu contoh adalah kegiatan keagamaan yang diselenggarakan lembaga agama dan didukung Kementerian Agama mendapat dukungan anggaran, diantanyan MUI, PGI, KWI, PHDI, Walubi, dan Matakin sebagai lembaga agama dan lembaga keagamaan seperti Badko TPQ, LPTQ, Sinode, Kevikepan, LPDG, dan yang lainya bisa mendapat dukungan sehingga Kantor kementerian agama adalah sebagai jembatan kegiatan keagamaan untuk pembentukan  iman dan Taqwa umat terhadap ajaran agamanya.

“Dukungan anggaran kegiatan untuk lembaga akan membantu kementerian agama dalam pembinaan dan pelayanan keumatan sebagai pembentukan iman dan taqwa terhadap agama dan keyakinan umat” Jelas Sofia Nur

Kegiatan Rapat dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Magelang, dihadiri oleh Kasubbag TU, para Kasi dan Gara, dan  perwakilan Koordinator FKUB Kota Magelang.

Dengan sinergi program yang dibangun akan memberikan support keumatan dan lembaga agama yang ada di kota magelang sehingga pelayanan keumatan dapat berjalan dengan baik, dan Kantor Kementerian Agama Kota Magelang mampu menjadi koordinator dan jembatan dalam pelaksanaan program.

Harapan kedepan dengan persiapan program yang disusun dapat diterima oleh pemerintah daerah dan dapat diwujudkan untuk kesejahteraan umat agar menjadi lebih baik untuk Jawa Tengah Majeng.(wahono)