Percepat Langkah Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Surakarta – Upaya percepatan guna memaksimalkan penilaian menuju Wilayah Bebas Korupsi terus di gencarkan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta. Pendampingan dari Kantor Wilayah hingga Setjen Kemenag RI memberikan motivai dan dorongan untuk lebih meningkatkan kembali pelayanan dan inovasi. Pendampingan kedua dari Tim RB Kanwil Kemenag Prov Jawa Tengah (13/03) dilaksanakan dengan lancar.

Ketua Pokja, Umi Khozanah melaporkan bahwa Tim ZI Kemenag Kota Surakarta telah melakukan beberapa perubahan. “Kami minta untuk tetap di evaluasi kembali, dan diberikan pencerahan serta solusi,”tuturnya. Umi menyatakan bahwa tim akan segera menindaklanjuti segala kekurangan serta inovasi yang akan di hadirkan. Kegiatan dihadiri Kasubbag Ortala dan KUB, Nurkholis beserta tim dan menyampaikan beberapa informasi terkait percepatan menuju Wilayah Bebas Korupsi. Nurkholis menjelaskan bahwa timeline semakin mepet menuju penilaian dari Itjen. “Setelah penilaian, usulan harus sudah masuk ke Menpan RB paling lambat 5 Mei 2021,”jelasnya. Ia menambahkan bahwa pelaporan tentang pelayanan memiliki nilai yang tinggi. “Upaya memaksimalkan dan terus meningkatkan pelayanan masyarakat, adalah salah satu jalan untuk mencapai Wilayah Bebas Korupsi,” tuturnya.

Pelayanan yang diperoleh masyarakat, diharapkan ada alngkah evaluasi serta tindak lanjut dari evaluasi tersebut. Tim ZI Kemenag Kota Surakarta mendapatkan wawasan terkait aplikasi manajemen pegawai Surakarta. Aplikasi ini diharapkan akan mempermudah pelaporan tentang tugas pokok dan fungsi masing-masing pegawai. Personil Tim RB, Hamid menjelaskan pelayanan yang masih manual akan sulit alur birokrasinya. “Maka harus kita jembatani dengan alat kerja yang sederhana, namun bisa mempercepat layanan kita,”tuturnya. Aplikasi ini nantinya diharapkan dapat terkoordinir berkelanjutan antara satu pekerjaan dengan pekerjaan yang lain, dan antara pelaksana ke pelaksana yang lain. (may/bd)