Peringatan Hari Raya Nyepi, Kepala Kankemenag Kab. Wonosobo Sebut Moderasi Beragama ditengah Kemajemukan

Wonosobo (Humas) – Hari Raya Nyepi Merupakan Hari Raya Bagi Umat Agama Hindu yang dirayakan setiap Tahun Baru Saka. Pada momen yang ditunggu bagi Umat Agama Hindu pada Tahun ini jatuh pada hari Minggu, (14/3).

Berkaitan dengan Peringatan Hari Raya Nyepi 2021 atau tahun Baru Saka 1943, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kab. Wonosobo beserta jajarannya mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi melalui unggahan sosial media Kankemenag Kab. Wonosobo.

“Jajaran Kankemenag Kab. Wonosobo mengucapkan selamat memperingati hari raya nyepi bagi umat Hindu yang ada di Kabupaten Wonosobo, meskipun Mayoritas muslim tetapi ada juga umat beragama lain di Kabupaten Wonosobo salah satunya di Desa Buntu dan Desa Janti Kabupaten Wonosobo,” ungkap Kakankemenag.

Pihaknya menyampaikan, di Desa Buntu dan Janti dihuni oleh masyarakat yang notabennya merupakan umat lintas Agama. Perbedaan beragama di Desa tersebut bukan lantas menjadi konflik tetapi justru mendapat predikat Desa Toleransi di Kabupaten Wonosobo.

“Beberapa waktu lalu kami mendampingi tim Kanwil Kemenag Provinsi Jateng lakukan pembinaan Desa Toleransi yaitu di Desa Janti dan Desa Buntu,” ungkapnya.

Hal lain disebutkan, keberadaan Desa Toleransi tersebut sekaligus menjawab kehawatiran terjadinya konflik ditengah kemajemukan nyatanya justru terjalin keharmonisan ditengah perbedaan.

Kakankemenag berpesan perbedaan yang terjadi tidak perlu dipersoalkan, dan moderasi beragama sebagai tujuan beragama ditengah-tengah Kemajemukan.

Terhadap Umat Hindu Kankemenag berpesan, perayaan Hari Raya Nyepi merupakan tindakan untuk menyelaraskan kehidupan dan hubungan manusia dengan Tuhan-nya, sesamanya, dan alam semesta. Diharapkan dengan perayaan tersebut dapat memberikan kekuatan dan semangat, dalam meningkatkan kebersamaan dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan. Ps-ws/qq