Tokoh Lintas Agama Dukung Kabupaten Semarang yang Berdikari

Ungaran – Dalam rangka menyambut hari jadi Kabupaten Semarang ke-500 yang jatuh pada tanggal 15 Maret 2021, Pemerintah Kabupaten Semarang menggelar kegiatan wilujengan dan doa bersama 6 Agama dan Aliran Kepercayaan di Pendopo rumah dinas Bupati Semarang, Jum’at (12/3) malam.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha meminta para tokoh lintas agama mengajak umat untuk bersama-sama berdoa demi kesejahteraan dan keselamatan seluruh warga Kabupaten Semarang.

“Kita berharap para tokoh lintas agama dapat mengajak umatnya untuk berdoa sebagai pendukung ikhtiar untuk membangun Kabupaten Semarang yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Ngesti Nugraha.

Bupati juga mengharapkan kerja sama dan dukungan semua elemen masyarakat termasuk SKPD, untuk mewujudkan Kabupaten Semarang Berdikari (Bersatu, Berdaulat, Berkepribadian, Sejahtera, Mandiri).

“Tetap tingkatkan dukungan dan kerjasama untuk mewujudkan Kabupaten Semarang yang berdikari, juga terus jalankan protokol kesehatan guna menekan penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Semarang tercinta ini,” imbuhnya.

Wilujengan diisi dengan kegiatan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh lintas agama dan keyakinan secara bergantian. Diawali dari aliran kepercayaan yang dipimpin oleh Juwari, Agama Kong Hu Cu oleh Lim Peng An, Agama Buddha oleh Dono Priyoto, Agama Hindu oleh Sandiman, Agama Kristen oleh Pendeta Nathanael Didik Priyanto, Agama Katolik oleh Romo Noto Wardoyo dan ditutup doa secara agama Islam yang dipimpin H Ahmad Toha.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo, Pj Sekda Kabupaten Semarang Suko Mardiono, Kakankemenag Kab.Semarang, para pimpinan SKPD juga ketua FKUB Kabupaten Semarang.

Setelah doa bersama, acara dilanjutkan dengan kegiatan potong tumpeng oleh Bupati Semarang dan Wakil Bupati Semarang yang diserahkan kepada Pj Sekda Suko Mardiono dan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Sukaton Purtomo.(shl/Sua)