Binrohis ASN Kankemenag Kab. Wonosobo

Wonosobo – Dalam upaya mememlihara dan meningkatkan keimanan ASN, Kankemenag Kab. Wonosobo gelar bimbingan rohani islam atau binrohis pada hari senin, (12/4) di aula Kankemenag Kab. Wonosobo dan diikuti oleh sedikitnya empat puluh ASN dengan menghadirkan penyuluh agama Islam sebagai penceraman.

Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan Binrohin Kasubag TU Mahbub sampaikan binrohis merupakan usaha dan tindakan yang ditujukan untuk membentuk, memelihara serta meningkatkan kondisi rohani ASN terhadap nilai-nilai ajaran agama Islam dan untuk meningkatkan ketakwaan dan keimanan kepada Allah SWT, “manfaat dari binrohis diantaranya untuk membantu setiap individu maupun ASN untuk meningkatkan keimanan ASN dari segi keagamaan dan sekaligus peningkatan etos kerja,”ungkap Mahbub.

Hal lain Mahbub jelaskan, binrohis dilakukan secara berkala dengan pembimbing yang berbeda dan materi yang disampaikan juga berbeda-beda.

Selanjutnya bertindak sebagai pemateri atau pengisi pengajian, Fauzi selaku penyuluh agama Islam Fungsional menyampaikan materi terkait akhir bulan syakban dan perintah AllahSWT bagi orang-orang yang beriman untuk taat kepada Allah, taat kepada Rasul dan Ulil Amri atau pemerintah, “taat uang dimaksdu juga termasuk taat mengikuti hasil rukyat hilal yang dikeluarkan oleh pemerintah tentang awal Ramadhan,” ungkap Fauzi

Fauzi juga terangkan terkait amalan utama di bulan Ramadhan diantaranya puasa saat siangnya dan Qiyamullail shalat Tarawih, “Sambut Ramadhan dengan kegembiraan atas anugerah puasa dan qiyamullail yang menjadi pengampun atas dosa-dosa. Sungguh Puasa dan Shalat Tarawih sangat ditunggu kedatangannya untuk pengampunan dosa dan perbanyak pahala kebaikan,”jelas Fauzi

Sementara itu saat dihubungi melalui pesan suara, Kakankemenag Kab. Wonosobo yang berhalangan hadir lantaran dinas luar di Kudus menyampaikan agar dalam setiap kegiatan baik itu binrohis dan kegiatan lainnya yang ditujukan kepada ASN, Lima nilai budaya kerja Kemenag harus dikupas tuntas untuk meningkatkan etos kerja ASN Kemenag,

“di dalam menjalani rutinitas kehidupan, manusia diharapkan tidak hanya memenuhi jasmaninya saja namun perlu juga untuk memenuhi kebutuhan rohani. Salah satu cara untuk memenuhinya dengan cara binrohis. Dalam kegiatan binrohis selain materi keagamaan juga diharap mampu menekankan lima nilai budaya kerja Kemenag untuk diterapkan oleh ASN,” ungkap Farid

Farid tambahkan, agama berperan sebagai motivasi dalam mendorong manusia untuk melakukan suatu aktifitas seperti bekerja, dan lima budaya kerja adalah nilai-nilai yang harus dicapai dalam melakukan pekerjaannya. Ps-ws/qq