Kemenag Kendal Rampungkan Vaksinasi Jamaah Calon Haji Lansia

Kendal – Jelang Ramadhan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal melalui Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah merampungkan proses vaksinasi tahap kedua bagi jamaah calon haji 2021. Sebagaimana vaksin pertama telah diberikan pada 15 Maret lalu.

Ratusan jamaah calon haji mengantri untuk mendapatkan suntik Vaksin dosis kedua, agar bisa berangkat menunaikan ibadah haji yang sempat tertunda di tahun 2020 kemarin, akibat pandemi Covid 19. Pemberian dosis Vaksin covid-19, diberikan sebagai syarat utama keberangkatan musim haji. Meskipun hingga saat ini masih belum ada kepastian mengenai pemberangkatan haji namun langkah tersebut sebagai proses persiapan apabila Pemerintah Arab Saudi membuka pelaksanaan haji bagi Indonesia tahun 2021, Senin (12/4).

Untuk tahap vaksinasi diawali dengan melakukan pencocokan data administrasi di meja petugas. Jamaah calon haji akan ditanya mengenai riwayat penyakit yang diderita. Setelah itu dilakukan pengecekan kesehatan oleh petugas dari dinas kesehatan mulai dari suhu tubuh,tekanan darah, gula darah dan riwayat kesehatan lainnya. Apabila peserta memenuhi persyaratan, proses dilanjutkan dengan penyuntikan vaksin covid-19.

Maninjau langsung pelaksanaan vaksinasi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal H. Mahrus menyampaikan bahwa jamaah calon haji tidak perlu khawatir dan resah menanti regulasi kepastian keberangkatan. Mengingat keputusan pemerintah nanti merupakan hasil pertimbangan dari segala aspek.

“Yang terpenting saat ini adalah memanfaatkan waktu menunggu untuk berdoa dan memperdalam manasik sembari mengikuti arahan pemerintah melalui pelaksanaan vaksinasi sebagai upaya persiapan pemberangkatan haji,” ujarnya.

Sementara Kasi PHU, Nur Qoidah menjelaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk calon jemaah haji dikategorikan dalam kelompok lansia, mereka dikategorikan kelompok rentan karena akan melakukan perjalanan jauh. Selain sebagai persiapan untuk pemberangkatan haji, lansia memang lebih rentan terhadap virus covid-19 sehingga dengan adanya vaksinasi ini dapat meminimalisir penularan.

“Sementara ini kami prioritaskan vaksinasi untuk jemaah haji lansia berumur 60 tahun keatas sebanyak 361 orang. Mereka merupakan jamaah haji 2020 yang tertunda keberangkatannya. Untuk jamaah haji lainnya kami masih menunggu arahan selanjutnya. Hingga saat ini masih belum ada kepastian mengenai pemberangkatan haji namun kita lakukan vaksinasi ini sebagai persiapan apabila tahun ini positif berangkat,“ jelasnya. (bel/rf)