Khataman Al-Qur`an Dalam Rangka Peresmian Asrama Mamba’ul Qur’an

Temanggung – Guru, karyawan MAN Temanggung, dan siswa-siswi Mamba'ul Qur'ani melaksanakan Khatam Alqur’an. Kegiatan Khatam Qur’an Akbar yang diberi tema “Penguatan Kompetensi Spiritual Siswa MAN Temanggung” merupakan kegiatan yang rutin setiap tahunnya dilaksanakan MAN Temanggung sebagai implementasi program kegiatan MAN Temanggung. Kegiatan ini dilaksanakan di Asrama MAN Temanggung, Jum’at  (09/04).

Pelaksanaan kegiatan khataman ini juga diisi dengan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 H dengan penceramah KH. Muhammad, Lc Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Wahid Tlogorejo Temanggung. Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, H. Ahmad Muhdzir, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah, H. Ahmad Sugijarto, Komite dan tamu undangan lainnya.

Kepala MAN Temanggung, H. Khaeroni Hadi,  “menyampaikan bahwa pelaksanaan khataman Al Qur’an dilaksanakan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap Al Qur’an serta mendoakan kesuksesan siswa-siswi Kelas XII dalam menghadapi ujian madrasah tahun pelajaran 2020-2021.” ucap Khaeroni Hadi

Khaeroni Hadi berharap agar keberadaan Asrama Mamba'ul Qur'an benar-benar dapat meningkatkan kualitas siswa-siswi MAN Temanggung untuk mewujudkan visi misi madrasah, yakni agamis, kompetitif, terampil, dan berwawasan lingkungan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, H. Ahmad Muhdzir dalam sambutannya mendukung penuh kegiatan khataman Al Qur’an yang dilaksanakan setiap tahunnya dan sangat bangga kepada siswa-siswi MAN Temanggung yang hari ini telah mengkhatamkan Al Qur’an karena generasi kedepannya adalah generasi cinta Al Qur’an.

“Semoga peserta didik yang telah melaksanakan khataman Al Qur’an mendapatkan barokah dari khataman Al Qur’an ini. Semoga ilmu dan pengetahuan yang telah didapat dari guru nantinya akan bermanfaat bagi masyarakat dan alumnus MAN Temanggung senantiasa membawa nama baik madrasah,” harapnya.

Selepas penampilan siswa-siswi asrama, acara dilengkapi dengan untaian mauidzah hasanah dalam rangka penguatan kompetensi spiritual yang disampaikan oleh KH. Muhammad, Lc., pengasuh Pondok Pesantren Nurul Wahid Tlogorejo Temanggung.

Dalam ceramahnya, beliau menuturkan agar di zaman akhir yang kebanyakan orang sering mengharap untuk diperhatikan dengan melakukan keanehan-keanehan, bahkan keburukan-keburukan agar bisa viral di media sosial, kita tidak perlu larut dalam arus demikian. “Hendaknya kita tetap memburu ilmu dalam setiap waktu, jangan pernah bosan, karena dengan ilmu pasti orang akan memperhatikan, bahkan memperhitungkan,” pesannya.(sr/bd)