Musta’in: Niati Dalam Menjalankan Protokol Kesehatan Sebagai Ibadah

Sukoharjo (PHU) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Tengah, Musta’in Ahmad menegaskan dan mengingatkan kepada seluruh peserta Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2021, untuk menjadi perhatian bersama bahwa terkait dengan protokol kesehatan sekarang bukan hanya urusan kesehatan saja tetapi juga terkait dengan kedinasan.

“Untuk menjadi perhatian kita semua dimana instruksi Menteri Agama terkait dengan pelaksanaan protokol kesehatan, agar kita semua dapat menjadi teladan dalam pelaksanaan protokol kesehatan 5M, kita jalani dengan sungguh-sungguh dan disiplin baik dalam lingkungan kerja maupun lingkungan sekitar kita,” ucap Musta’in, Senin (29/04).

Musta’in juga menjelaskan didepan seluruh peserta Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2021 yang dihadiri oleh 35 Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Tengah perihal protokol kesehatan selama beribadah termasuk dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Sekarang ini di era keterbukaan dan dunia yang sudah mengglobal menjadi kampung dunia perilaku kita ini mudah sekali untuk dipotret oleh dunia internasional termasuk oleh Arab Saudi, Negara dimana kita sangat berharap tahun ini dapat menyelenggarakan ibadah haji bagi semua negara termasuk Indonesia,” kata Musta’in, di Hotel Syariah Sukoharjo.

“Tentu kita akan sedih apabila haji tidak dapat dilangsungkan sebagaimana tahun lalu tetapi kesedihan itu akan berlipat manakala Arab Saudi membuka kesempatan berhaji bagi semua negara kecuali Indonesia yaitu karena perilaku kedisiplinan kita yang dipotret dan ditangkap oleh dunia karena tidak disiplin kita dalam menerapkan protokol kesehatan dalam ibadah,” tambahnya.

Musta’in berharap agar dalam menjalankan protokol kesehatan diniati sebagai ibadah. Begitu juga dengan skenario penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan ibadah haji apabila tahun ini dilaksanakan.

“Mari kita niati dalam menjalankan protokol kesehatan ini sebagai ibadah, kita niati juga sebagai wasilah terselenggaranya ibadah haji tahun ini,” harapnya.

“Kita semua tahu ibadah haji hanya dapat dilaksanakan di Arab Saudi, sesiap apapun kita apabila Arab Saudi tidak menyelenggarakan haji kita pun tidak dapat melaksanakan. Kita tunggu informasi resmi dari Pemerintah Arab Saudi,” pungkas Musta’in.(vd/Sua).