Ngobras Kurikulum Pendidikan

Surakarta (Humas) – Selasa 4 April 2020, Kemenag Prov. Jateng menggelar Ngobras sesi kedua yang berfokus kepada Kurikulum Pendidikan. Ngobras sesi kedua ini langsung di pandu  oleh Kepala Kantor Wilayah Provinsi Jawa Tengah Bapak Musta'in Ahmad dan didampingi oleh 3 narasumber yaitu; Bapak Imam Buchori (Kabid PAIS), Bapak Nur Abadi(Kabid Pd Pontren), dan Bapak Juair(Kasi Kurikulum & Kesiswaan). 

Sebagai Narasumber pertama Bapak Nur Abadi (Kabid PD Pontren) menegaskan bahwa pentingnya pendataan dan pengkoordinasian terkait jumlah santri yang pulang menjelang ramadhan maupun menjelang idul fitri tahun 2021. Bapak Nur Abadi berharap agar seluruh santri mendapatkan keamanan dan kenyamanan dalam melakukan perjalan kerumah masing masing dan dapat terhindar dari virus Covid – 19.

Menyambung Bapak Nur Abadi, Bapak Imam Buchori sebagai Kabid PAIS menyatakan bahwa pentingnya regulasi guru Agama Islam dalam era moderasi beragama sekarang. Dan Pak Imam Buchori berharap kepada KanKemenag Kab/Kota untuk menjalankan dua fungsi yaitu fungsi advokasi dan fungsi diplomasi sebagai bagian dari moderasi beragama. 

Dan narasumber ke 3, Bapak Juair sebagai Kasi Kurikulum & Kesiswaan menceritakan pelaksanaan pembelajaran uji coba tatap muka untuk Dikbud di Jawa Tengah. Uji coba  tatap muka ini berlangsung dari tanggal 5 Maret – 16 Maret dan terkusus untuk Madrasah diberlakukan sampai dengan tanggal 17 Maret. Hal ini terjadi Karena di Madrasah mengenal 6 hari kerja. Upaya uji coba tatap muka ini dilakukan guna mempersiapkan para pelajar dapat bersekolah dan bertatap muka kembali dengan tetap menjaga protokol kesehatan. 

Di akhir sesi Ngobras kedua ini Bapak Mustain berkata “kita harus menguatkan koordinasi dan komunikasi supaya informasi dapat berjalan dengan baik”. Dengan begitu dari sisi Guru, Pesantren, Santri dan segala macam hal yang berhubungan dengan Pendidikan dapat berjalan beriringan dengan Moderasi Beragama