Peningkatan Kualitas Pelayanan Dengan Uji Terap

Kota Magelang. Pelayanan optimal tidak hanya diwacanakan, tetapi harus diimplementasikan dari setiap Aparatur Sipil Negara baik berupa administrasi maupun yang harus dilakukan dengan penyampaian secara mudah, terstruktur dan dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Demikian disampaikan Kapala kantor Kementerian Agama kota Magelang Sofia Nur saat melaksanakan uji terap di Kantor Kementerian Kgama Kota Yogyakarta, Senin (12/4)

“Kesiapan Aparatur Sipil Negara dengan integritas dan profesional dalam melayani masyarakat secara baik mudah dan terukur mampu mempublikasikan sehingga dapat memuaskan masyarakat” Kata Sofia

Setelah melihat kondisi yang ada di kantor Kementerian Agama kota Yogyakarta. Sofia mengatakan bahwa apa yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan ada komitmen aparatur sipil negara, selain itu semua harus sinergi dan memiliki inovasi pelayanan publik. Jika tidak dibangun kesadaran menciptakan kinerja maksimal dan terstruktur maka apa yang menjadi harapan terciptanya zona integritas untuk mendapatkan WBK dan WBBM akan sangat sulit. Untuk itu jajaran Kementerian Agama kota Magelang bersinergi dalam pembentukan zona integritas.

Pelaksanaan uji terap di kantor Kementerian Agama kota Yogyakarta diterima oleh Kepala kantor Kementerian Agama kota Yogyakarta Noor Abadi, Kasubbag TU Nur Imamah dan jajaran.

Dalam penjelasan Kepala kantor kementerian agama kota Yogyakarta mengatakan bahwa komitmen bersama dan sosialisasi kedalam semua aparatur sipil negara, dengan mengedepankan disiplin, salah satu contoh pada penempatan parkir harus sesuai dengan tempat yang sudah di sediakan, kedua semua pegawai tidak diperkenankan menerima bingkisan dalam bentuk apapun, ini menjadi penerapan yang dilakukan dilingkungan kementerian agama kota Yogyakarta menjadi prioritas, sehingga terwujud zona integritas yang pada tahun 2020 mendapatkan WBK dan WBBM.

Kasubbag TU menjelaskan untuk membangun zona integritas dibutuhkan semangat pantang menyerah, Sampai saat ini kami masih menerapkan monitoring kesemua lini di lingkungan Kementerian Agama kota Yogyakarta sehingga terbangun kebersamaan dan mengedepankan pelayanan, sebagai bentuk pelayanan maka kita tidak ada istilah karena pelayanan harus tetap berjalan.

Kedepan Kementerian Agama kota Magelang akan berbuat sesuai dengan kebutuhan dan bergerak cepat sehingga mampu menciptakan zono integritas untuk menuju WBK dan WBBM.(Wahono)