Ziarah Lintas Iman

Purwokerto – Penyuluh Agama yang tergabung dalam Solidaritas Penyuluh Agama Lintas Iman (SPALI) FKUB Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas mengadakan perjalanan ziarah lintas agama, dalam rangka memupuk kembali rasa solidaritas dan toleransi antar Umat Beragama, baru-baru ini Sabtu (10/4). 

Agenda ziarah tersebut mengunjungi tempat-tempat ibadah bersejarah 6 Agama dan Kepercayaan, antara lain  Sanggar Kepercayaan di Banjarpanepen Sumpiuh, Pure Klinting Somagede, Masjid Nur Sulaiman Banyumas, Goa Maria Kaliori, Vihara, GKJ dan Klenteng Hok Tek Bio Purwokerto.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas Drs. H Ahsin Aedi, M.Ag menegaskan bahwa kerukunan umat beragama identik dengan istilah toleransi. Istilah toleransi menunjukkan pada arti saling memahami, saling mengerti, dan saling membuka diri dalam bingkai persaudaraan.

“Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi percontohan bagi warga masyarakat di desa binaan penyuluh, bahwa ternyata perbedaan agama itu tidak mengurangi kerukunan antar sesama manusia dan warga negara,” tegasnya.

Sementara itu Ketua FKUB Banyumas Dr. K.H. Moh. Roqib, mengapresiasi kegiatan seperti ini, agar masyarakat tahu di Banyumas ada 6 agama dan Kepercayaan yg diakui dan semuanya bisa saling hidup rukun berdampingan.

“Tingginya angka kerukunan antar umat beragama di Banyumas ini perlu disyukuri. Bahkan, bila perlu, hal ini dapat diwujudkan dengan membuat desain keragaman tujuh iman dalam bentuk pakaian atau atribut-atribut yang dapat mengeratkan semua komponen,” terangnya.

Ketua SPALI Lubab Habiburrohman, M.H  dalam sambutannya sebelum pemberangkatan mengatakan, kerukunan umat beragama menjadi kunci untuk membangun kerukunan nasional.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk kembali toleransi yg akhir-akhir ini terganggu adanya aksi terorisme, jadi kita tunjukkan adanya moderasi beragama dengan saling bergandengan tangan menjaga NKRI,” ujarnya. (Lubab Habib/rf)