Masnunah Adalah Tokoh Yang Selalu Ditunggu Gagasan dan Pemikirannya.

Kab.Pekalongan – Masnunah berhasil meraih gelar Doktor pada Sidang Terbuka Promosi Doktor dengan disertasi “Pendidikan Karakter Berbasis Kurikulum Muatan Lokal (Studi Kasus di MASS Simbangkulon dan MASS Proto Kabupaten Pekalongan)”, pada Senin yang lalu, 29 November 2021, di hadapan tim penguji promosi Doktor UIN Walisongo Semarang. (Rabu, 1 Desember 2021).

Masnunah Sosok Doktor pengembang kurikulum muatan lokal dilahirkan di Pekalongan, 3 Desember 1974. Beliau mengenyam pendidikan SDN Paninggaran, MTs Sunan Pandanaran Yogya, MASS Simbangkulon, S1 UNSIQ, S2 UNWAHAS dan S3 UIN Walisongo Semarang.

Berlatar belakang pondok pesantren Sunan Pandanaran Yogya, Ponpes Al-Asy’ariyah Wonosobo dan mantan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia cabang Wonosobo, semakin mematangkan langkahnya untuk mengabdikan diri di negeri tercinta ini. Berkat kepiawaiannya bersama Mustofa, M.Pd.I suaminya merintis dan mengelola Ponpes Nurul Falah MAN Pekalongan secara profesional, mendirikan SDIT Bahrul Ulum tahun 2010. Saat ini Masnunah bersama suaminya mendirikan Ponpes Darut Dzikri. Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir Ponpes Darut Dzikri berkembang dan memiliki santri-santri yang militan, tawadhu dan berilmu serta berakhlakul karimah. Masnunah mampu menawarkan program Ponpes yang diminati masyarakat.

Di tengah kesibukannya sebagai ASN guru MAN Pekalongan sejak 2005 s.d. sekarang, mengelola Ponpes Darut Dzikri, Ibu rumah tangga dengan 4 anak tercinta. Beliau sangat aktif kegiatan di Muslimat Nahdatul Ulama. Menjabat Ketua Yayasan Pendidikan Muslimat NU tahun 2015-2020, menjadi ketua Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU masa khidmat 2020-2025 dan aktif menjadi Majlis Pembina Komisariat dan cabang PMII.

Kepiawaian, keilmuan, konsep pikiran dan gagasan sangat membumi dan menjadi motivasi serta inspirasi semua orang. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran tokoh PCNU, Muslimat dan Jatman pada saat sidang terbuka Doktor. Masnunah adalah tokoh yang selalu ditunggu gagasan dan pemikirannya.

“Teman-teman sejawat guru dan tenaga kependidikan untuk memberikan contoh semangat belajar menuntut ilmu setinggi-tingginya. Jangan berhenti belajar karena sudah menjadi guru. Guru harus selalu menambah pengalaman yang luas dan ilmu yang dalam yang akan memberi nilai lebih dan menjadi inspirasi buat murid-murid nya.” ucap Masnunah saat diwawancarai. (C-NA/Ant/bd).

,