Gus Men : Sebersih-bersih Tauhid, Setinggi-tinggi Ilmu dan Sepandai-pandai Siyasah

Surakarta – Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas atau biasa dipanggil Gus Men menghadiri Majleis Tahkim Pembukaan Kongres Nasional ke 41 Syarikat Islam(03/12). Bertempat di Hotel Novotel Solo, kegiatan dihadiri pula Gubernur Jawa Tengah –Ganjar Pranowo, Kakanwil Kemenag Prov Jateng –Musta’in Ahmad serta Wakil Ketua DPR RI – Rachmat Gobel.

Gus Men dalam kesempatan ini hadir mewakii Wapres RI, Ma’ruf Amin menyampaikan pesan pada seluruh peserta kongres. “SI telah mengembangkan diri sebagai komunikator dan menjadi media sosialisasi umat Islam dalam kehidupan ekonomi dan politik,”ujarnya. Ia menambahkan bahwa SI punya peran penting memberdayakan masyarakat yang maju dan terbuka, serta menciptakan kesadaran umat untuk mnjadi bagian NKRI.

“Hal ini terdapat dalam ideologi syariat Islam; sebersih-bersih tauhid, setinggi-tinggi ilmu dan sepandai-pandai siyasah,” ujarnya. Gus Men mengajak keluarga SI untuk membangun persahabatan dan kerjasama serta menjaga kerukunan antar umat beragama dalam ikatan ukhuwah wathoniyah dan ukuwah dalam bingkai NKRI. “Melalui Kementerian Agama, akan memerintahkan seluruh ormas islam untuk bahu mmbahu menjalankan visi dakwahnya untuk rohmatan lil alamin,” tuturnya. Di akhir sambutannya, Gus Men menyatakan Kemenag terbuka untuk kerjasama apapun dengan Syarikat Islam untuk kemajuan bersama. “Dalam dimensi yang lebih luas kita wajib dakwah untuk menjaga moral keagamaan dan kemanusiaan ditengah arus pergesaeran nilai, norma dan perilaku masyarakat,”pungkasnya.

Senada, Ganjar Pranowo berharap akan ada semangat baru yang lahir setelah kongres. “Terlepas dari kota ini, Syarikat Islam dibidani dan dilahirkan, maka tema –Kembali ke Laweyan mengingatkan kita pada kebesaran pedagang- pedagang dan hebatnya batik dan kita jadi juragan di mana-mana,”tuturnya. Ganjar berharap Batik bisa bergabung dalam Society 5.0. “Bagaimana cara berdagang, desainnya dan komunitasnya haris bisa bergabung dan masuk di Soceity 5.0,” tegasnya. Ganjar mengaku siap membantu dan mendorong dan mudah-mudahan akan menjadi kekuatan bersama untuk kembali memperbaiki ekonomi. (may/bd)