Kepala Kankemenag Monitoring SKB CPNS Kementerian Agama di titik Lokasi MAN 1 Kabupaten Magelang

Mungkid – Kepala Kantor Kemenag Kab. Magelang, Zainal Fatah beserta Kepala Sub Bag TU, Khoironi Hadi, mengadakan monitoring Seleksi Kompetensi Bersama (SKB) CPNS Kementerian Agama yang diadakan di titik lokasi MAN 1 Kabupaten Magelang, Kamis, (9/12/2021).

Kepala Kantor selain kesiapan tes berjalan lancar, berharap peserta bisa mengikuti tes SKB dengan baik dan mendapatkan hasil yang terbaik. “Mudaha- mudahan anak-anak sehat semua dan dapat mengikuti tes dengan baik dan memperoleh hasil yang maksimal,” harap Zainal Fatah.

Sementara itu Ketua Panitia local SKB, Muizudin menyampaikan bahwa sebelumnya, peserta tes diminta untuk melakukan swab antigen yang merupakan salah satu syarat SKB.  “Alhamdulillah kondisi peserta fit. Mereka juga bisa mengikuti tes dengan lancar. Didukung dengan jaringan internet yang lancar pula,” ujar Muizudin.

Seleksi Kompetensi Bidang adalah tes lanjutan setelah Tes Kompetensi Dasar, tes ini bertujuan menguji wawasan bakal CPNS seputar bidang yang akan ia geluti dan juga tes bidang lain yang penting seperti psikotes dan TOEFL

“SKB adalah Seleksi Kompetensi Bidang, dimana nantinya kamu akan diuji sesuai dengan kompetensi bidang yang kamu miliki apakah sesuai dengan formasi yang kamu ambil atau tidak,” jelas Muizudin.

SKB dilakukan untuk menilai kesesuaian antara kompetensi bidang yang dimiliki oleh peserta dengan standar kompetensi bidang sesuai dengan kebutuhan jabatan. Pelaksanaan SKB menggunakan sistem computer assisted test (CAT) yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Tahapan pelaksanaan serta materi dan bobot SKB CPNS Kementerian Agama Tahun 2021, Tahapan pelaksanaan SKB : Praktik Kerja, Psikotes  dan Wawancara sedangkan Materi dan Bobotnya yaitu Praktik Kerja (Pengetahuan, keterampilan dan unjuk kerja individu untuk menilai profesionalitas dalam jabatan yang akan diampunya mencakup penguasaan bidang jabatan, pengalaman kerja, kemampuan berbahasa asing dan kemampuan teknologi informasi) dengan bobot: 35%.

Kedua, psikotes (penilaian aspek psikologis yang berkaitan dengan ruang lingkup lingkungan dan pekerjaan) dengan bobot : 35%.

Ketiga, tes wawancara (penilain komitmen kebangsaan, moderasi beragama, dan kapasitas ritual keagamaan) dengan bobot 30%.(Toy/Sua)