Madrasah Diniyah Lentera Islam Sepanjang Zaman

Wonosobo – Fakih Khusni, selaku Kasi PD Pontren Kankemenag Kab. Wonosobo, menghadiri acara selapanan Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) dan Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al Quran (Badko LPQ) yang diadakan oleh pimpinan anak cabang Kertek pada hari Jumat, (26/11) di ruang Aula Madrasah Diniyah Miftahul Jannah, Candiyasan Kertek.

Kehadiran Fakih Khusni dalam kegiatan tersebut, sekaligus untuk memberikan arahan kepada empat puluh peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut,

“Madrasah Diniyah telah ada sejak dahulu kita belum dilahirkan. Madrasah Diniyah merupakan lembaga pembelajaran ke Islaman yang selalu eksis disepanjang jaman,” kata Fakih.

Selain Fakih Khusni, acara juga dihadiri langsung oleh Ketua FKDT Kecamatan Kertek, Muhlisun, dan Ketua FKDT Kabupaten Wonosobo, Umar.

Selanjutnya dalam sambutannya, Muhlisun, menyampaikan bahwa Madrasah Diniyah dalam mengajarkan nilai-nilai keislaman dengan bahasa yang sangat sederhana dengan acuan kitab-kitab referensi para ulama,

“seperti Kitab Safinatun Najah yang diajarkan di setiap Madrasah Diniyah untuk kenalkan Islam kepada para santri generasi Islam masa depan,” katanya.

Sementara itu, Umar, menyinggung hal lain terkait keberadaan Madrasah Diniyah. Ia menegaskan bahwa  Madrasah Diniyah harus berusaha meningkatkan tata kelolanya dengan digitalisasi data Madrasah Diniyah melalui data Emis Kementerian Agama.

Ditempat terpisah, senada dengan Ketua FKDT Kabupaten, Kakankemenag Kab. Wonosobo, Ahmad Farid, menyampaikan kemajuan teknologi informasi harus mampu diimbangi oleh Madin untuk memajukan pengelolaan Madrasah berbasis digital.

Hal lain Farid, sampaikan apresiasinya terhhadap gerakan FKDT dalam memberikan pendampingan pada Madrasah Diniyah untuk meningkatkan kualitas Madrasah Diniyah dalam manajerialnya,

“pendampingan dan pembinaan perlu dilakukan oleh seluruh elemen terkait baik itu FKDT maupun Kankemenag melalui Seksi PD. Pontren,” tandasnya.

Ia berharap dengan adanya pendampingan, Madrasah Diniyan merasa diperhatikan dan semakin berbenah menjadi lebih baik. fk-ws