MAN 1 Kota Magelang Adakan Workshop Supervisi Pembelajaran Untuk Tingkatkan Profesionalitas Guru

Kota Magelang – MAN 1 Kota Magelang gelar workshop pelaksanaan supervisi pembelajaran bagi tenaga pendidiknya sesuai KMA 624 Tahun 2021. Pelaksanaan supervisi pembelajaran bagi madrasah ini dimaksudkan untuk menjamin mutu serta melaksanakan pembelajaran yang standar dan berkualitas.

Kasi Penmad dan dan Pengawas Madrasah Kankemenag Kota Magelang hari ini berkenan mendampingi kepala kantor hadir bersama 21 guru lainnya di aula MAN 1 Kota Magelang di J. Raya Payaman No. 1 Secang Magelang, (Kamis, 17/12).

Ketka memberikan sambutan Kepala Kankemenag Kota Magelang mengingatkan bahwa “madrasah tidak boleh hanya terlihat keren dari fisiknya saja, akan tetapi kualitas pendidik dan peserta didiknya haruslah menjadi fokus utama yang dikedepankan” tutur Sofia Nur.

“Kita memiliki guru-guru yang memiliki potensi untuk selalu optimalkan kompetensinya. Pengawasan dan evaluasi oleh pimpinan memang merupakan salah satu cara untuk untuk mengukur kinerja dan kualitas guru. Namun yang paling penting adalah kesadaran diri dari guru itu sendiri yang harus ditumbuhkan. Inovasi dan kreatifitas akan berkembang dengan maksimal jika kesadaran diri akan profesi sebagai tenaga pendidik telah tumbuh didalam dirinya. Supervisi pembelajaran ini sangat penting dilakukan karena posisi guru tidak hanya sekedar mengajar akan tetapi juga memiliki tanggung jawab mendidik,” imbuhnya kemudian.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kota Magelang menjelaskan jika pembelajaran berpegang pada KMA 183 yang berkaitan dengan kurikulum pendidikan agama, dan juga KMA 184 mengenai kurikulum  madrasah. Jelas Arif Yudha Himawan.

“Supervisi berkaitan dengan supervisor, yaitu pengawas, kepala madrasah, dan guru yang ditunjuk untuk melaksanakan supervisi. Supervisi jangan hanya dianggap sebagai pelengkap administrasi sehingga terkesan tidak bermakna. Harapan saya dengan dilaksanakannya workshop pelaksanaan supervisi pembelajaran ini, pengawas madrasah, kepala madrasah, dan guru yang ditunjuk sebagai supervisor benar-benar mampu memahami teknik supervisi secara benar,” ujar Arif Yudha selanjutnya.

Dengan workshop ini semoga dapat mewujudkan penjaminan, pengendalian, dan perbaikan mutu pembelajaran sesuai dengan tuntutan kompetensi abad 21. Dan juga sebagai upaya mewujudkan pengelolaan pembelajaran yang profesional. (Hari).