Membangun Tata Kelola yang Baik Menuju Lembaga Pendidikan Berkelas Dunia

Kab. Pekalongan – Setiap lembaga pendidikan baik sekolah/madrasah dan perguruan tinggi harus mempunyai visi dan mimpi menjadi lembaga pendidikan berkelas dunia. Untuk menuju dan mewujudkannya, lembaga pendidikan harus membangun tata kelola yang baik (good governance) dalam mengelola dan mengembangkan kelembagaannya. Demikian kesimpulan dari International Seminar and Conference on Global Issue 5 (ISCoGI 5) yang diselenggarakan oleh Universitas Wahid Hasyim Semarang pada Sabtu (18/12/2021) kemarin secara virtual dan disiarkan secara langsung dari Theater Hall Fakultas Kedokteran Unwahas.

Webinar ISCoGI 5 menghadirkan Wakil Presiden, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin, MA, sebagai Keynote speaker dan Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Ketua BAZNAS RI sekaligus ketua Yayasan Wahid Hasyim Semarang menyampaikan welcome speech.

Adapun pembicara dalam webinar ISCoGI 5 adalah : 1. Prof.Dr.H. Mudzakir Ahli, MA (Rector Wahid Hasyim University); 2. Prof. Dr. Najma Akhtar (Rector Jamia Millia Islamia University India); 3. Prof. Dilshodjon Rakhmonof (Vice rector for International Cooperation of Tashkent State University of Economics (TSUE) Uzbekistan; 4. Prof. Dr. Anis Malik Thaha ( UNISSA Brunei Darussalam); serta 5. Dr. Sukarno D. Tanggol, DPA (Rektor Mindanao State University (MSU)-Iligan Institute of Technology)

Beberapa catatan seminar bagaimana membangun lembaga pendidikan berkelas dunia antara lain: 1. Lembaga harus membangun kualitas pembelajaran sebagai core layanan pendidikan; 2. Mengupayakan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan sebagai human resources yang sangat menentukan mutu penyelenggaraan pendidikan; 3. Membangun kolaborasi dan kerjasama untuk pengembangan kelembagaan baik dengan lembaga internasional maupun nasional; 4. Mengembangkan publikasi ilmiah dari pendidik dan tenaga kependidikan untuk mendorong pengenalan terhadap institusi; 5. Mengembangkan sarana dan fasilitas pendukung lainnya.

M. Syaikhul Alim, Kepala MI Sullam Taufiq yang menjadi peserta seminar internasional ini mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti kegiatan ini dalam rangka membuka wawasan internasional dalam membangun lembaga pendidikan.

“Wawasan internasional dari seminar ini, mudah-mudahan menjadi motivasi dan spirit baru terutama pengelola madrasah bagaimana mengembangkan madrasah dengan tata kelola yang baik sehingga menjadi lembaga yang dipercaya masyarakat.” tandasnya. (Msa/Ant/bd).