Puryani, Saya Berharap Anggota DWP Beserta Keluarganya Menjadi Role Model Dan Simpul Pemersatu Bangsa

Kota Magelang –Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Magelang pagi ini gelar acara pertemuan dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-22, di gedung Wanita Jl. Veteran Kel.  Magelang Kec. Magelang Tengah Kota Magelang. Selain seluruh perwakilan anggota dari DWP se-Kota Magelang, acara ini juga dihadiri oleh kepala OPD Pemkot, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Kemenag Kota Magelang dan instansi terkait lainnya, Kamis (22/12).      

Tema HUT DWP Ke-22 Tahun ini adalah Membangun Ketahanan Perempuan Indonesia Melalui Kesehatan Mental dan Pemulihan Bisnis UMKM.  Kegiatan dalam rangka HUT DWP Ke-22 ini meliputi bakti sosial, webinar, serta kegiatan-kegiatan lainnya.

Sambutan Ketua DWP Pusat Erni Guntarti Tjahjo Kumolo yang dibacakan oleh Sekertaris DWP Kota Magelang mengatakan bahwa rangkaian kegiatan dan acara yang telah dilaksanakan dalam rangka peringatan HUT ke-22 DWP difokuskan dan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha UMKM khusus ibu-ibu Dharma Wanita dalam mempertahankan usaha di masa pandemi Covid-19, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam usaha menjaga kesehatan mental.

Tahun ini, HUT DWP mengusung tema Membangun Ketahanan Perempuan Indonesia melalui Kesehatan Mental dan Pemulihan Bisnis UMKM. Tema tersebut diangkat untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi perempuan dan memastikan program kerja DWP saat ini dan kedepan senantiasa berorientasi untuk mewujudkan kesejahteraan anggota, keluarga dan masyarakat melalui pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya. Imbuh Erni Guntarti Tjahjo Kumolo dalam amanatnya.

Disela-sela mengikuti acara, ketua DWP Kankemenag Kota Magelang mengatakan bahwa DWP merupakan salah satu organisasi perempuan terbesar saat ini, dengan jumlah anggota lebih dari 4 juta anggota yang merupakan istri Aparatur Sipil Negara (ASN) atau ASN perempuan yang tersebar di seluruh Indonesia. Ia berharap bahwa keberadaan anggota DWP dan keluarganya bisa menjadi role model dan simpul pemersatu bangsa. Ujar Puryani. (Hari).