Sosialisasi Peningkatan Layanan Manajemen Assesmen

Kab. Pekalongan – Dalam tujuan untuk mengukur potensi individu untuk memprediksi kompetensi Pegawai, maka Kankemenag kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Peningkatan Layanan Manajemen Asesmen Kompetensi Pegawai Tahun 2021 secara luring yang bertempat di Aula Kemenag pada Kamis (09/12/2021).

Acara sosialisasi tersebut diikuti sekitar 30 peserta dan dihadiri H. Kasiman Mahmud Desky, M.Ag selaku Kepala Kankemenag dan Drs.H. Muqoddam, MSy, selaku Kasubag Tata Usaha. Selain itu, juga dihadiri para wakil Pokjaluh (H. Amat Sulaiman, SHI dan Zamroni, SHI), Pokjawas, APRI, dan Kepala KUA serta perwakilan dari ASN di kantor Kankemenag kabupaten Tegal.

Hadir sebagai pemateri Syahrudin,S.IP,MM selaku Asesor SDM Sub Koordinator Layanan menjelaskan bahwa asesmen pegawai memang harus dilaksanakan secara berkala oleh lembaga bahkan kementerian.

“Tujuan asesmen pegawai adalah untuk menjaring data profil prediksi kompetensi pegawai sebagai bahan manajemen SDM yang mencakup pengembangan kompetensi, manajemen talenta, rotasi atau mutasi, dan promosi,” tuturnya.

Adapun asesmen tersebut telah memiliki dasar hukum berupa UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Permen Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 38 Tahun 2017 tentang Standar Kompetensi Jabatan Aparatur Sipil Negara.

Permendikbud Nomor 7 Tahun 2013 tentang Pedoman Penataan Pegawai Berbasis Kompetensi di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 26 Tahun 2019 tentang Penilaian Kompetensi. Dan, Permendikbud Nomor 9 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemendikbud.

Syahrudin menambahkan bahwa program asesmen tersebut didasarkan pada sistem merit, yakni kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, yang diberlakukan secara adil dan wajar.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kankemenag kabupaten Pekalongan, H. Kasiman mahmud Desky, M.Ag mengatakan bahwa ada beberapa pegawai di lingkungan Kementerian Agama yang sudah terdaftar dalam program asesmen itu. Dari jumlah itu, diharapkan data dapat dipetakan dengan baik guna membantu dalam pengambilan kebijakan yang tepat dan bermanfaat.

“Melalui asessmen ini, nantinya para pegawai dapat meningkatkan kemampuan dan skill mereka menjadi jauh lebih baik lagi ke depannya,“ harapnya. (Slm/Ant/bd).