Tingkatkan Profesionalitas Guru MI, Kankemenag Kota Magelang Selenggarakan PPKB

Kota Magelang – Rumah Makan Joglo Pancuran Pitoe di Ngembik Lor Kelurahan Kramat Selatan Magelang Utara menjadi tempat berlangsungnya Pelatihan Program Pengembangan Keprofesioan Berkelanjutan (PPKB) KKG MI 0002 se-Kota Magelang dengan materi numerasi. Acara yang diselenggarakan oleh Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kota Magelang ini dihadiri oleh 17 guru yang berlangsung sejak pagi hingga pukul 15.00 WIB, Sabtu (11/12).

PPKB merupakan pengembangan kompetensi yang dilakukan guru sesuai kebutuhan, bertahap dan berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan profesionalitasnya. Bentuk PPKB meliputi unsur pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovatif yang diharapkan akan terwujud guru profesional dan memiliki ilmu pengetahuan yang kuat dan kepribadian yang matang dan seimbang.

Dalam sambutan ketika menutup acara kegiatan Kepala Kankemenag Kota Magelang menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kemajuan prestasi dan karakter para siswa di madrasah. Dengan berliterasi, numerasi, dan sains, guru akan mampu menciptakan pembelajaran aktif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Jelas Sofia Nur.  

“Saya berharap ilmu yang sudah di terima melalui kegiatan PKB supaya dikembangkan dan harus berinovasi lebih, saya berpesan jangan sampai kegiatan berhenti di sini. Meski sudah tidak ada bantuan dana dari Kementerian Agama, madrasah tetap melanjutkan demi mewujudkan madrasah yang mandiri dan berprestasi,” imbuhnya kemudian. 

Di madrasah, siswa menjadi sasaran utama pendidikan karakter. Artinya, siswa sebagai calon penerus kepemimpinan bangsa perlu dibekali ilmu pengetahuan dan dibekali pendidikan karakter agar mereka memiliki peran sebagai subjek yang memiliki pola pikir dan sikap terbaik dalam menghadapi berbagai situasi.

Arid Yudha Himawan Kasi Penmad Kankemenag Kota Magelang memaparkan bahwa tujuan PPKB adalah untuk meningkatkan layanan pendidikan di sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Tujuan khususnya adalah memfasilitasi guru untuk mencapai standar kompetensi yang telah ditetapkan, memfasilitasi guru untuk memutakhirkan kompetensi sehingga sesuai dengan tuntutan zaman, memotifasi guru untuk memiliki komitmen dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara profesional dan mengangkat citra, harkat dan martabat profesi guru. Tandasnya. (Hari).